Kanal

Inilah 7 Lapas dengan Jumlah Napi dan Tahanan Terbanyak di Indonesia, LP Cipinang Juaranya

Ilustrasi Lapas Cipinang, Jakarta - TRIBUNNEWS

Pada Agresi Militer 1947, lapas ini dibumihanguskan sehingga Belanda tidak bisa menggunakan lapas tersebut. Penjara ini telah mengalami pergantian tiga masa, yakni masa penjajahan Belanda, Jepang, dan masa kemerdekaan.

Saat penjajahan Jepang, Lapas Kelas I Malang digunakan sebagai tempat menginterogasi para pejuang kemerdekaan. Ketika Belanda memasuki Malang, Lapas ini pernah dibakar oleh pejuang kemerdekaan hingga hanya menyisakan tembok penyekatnya.

Hingga saat ini, Lapas Kelas I Malang masih berfungsi sebagai penjara meski lokasinya dekat dengan perumahan penduduk. Penjara ini memiliki 22 blok dengan jumlah 211 kamar.

6. Lapas Kelas I Surabaya
Kapasitas: 1.038 Jumlah tahanan dan narapidana pada Juli 2018: 2.498 orang

Lapas Kelas I Surabaya terletak di Desa Macan Mati, kecamatan Kebon Angung Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Berdiri diatas tanah seluas 2.784 meter persegi dan memiliki luas bangunan 900 meter persegi.

Lembaga Pemasyarakatan ini termasuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur.

7. Lapas Kelas II A Labuhan Ruku
Kapasitas: 300 orang Jumlah tahanan dan narapidana pada Juli 2018: 2.201 orang

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II Labuhan Ruku terletak di Desa Pahang Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Lapas ini termasuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara.

Lapas II A Labuhan Ruku dibangun pada masa kolonial Belanda di Jalan Puskesmas Labuhan Ruku. Seiring perkembangannya, pada 1979, akhirnya pindah ke tempat yang baru di Desa Pahang, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara.

Perpindahan lapas ini karena situasi yang tidak memungkinkan dan tidak layak digunakan untuk tempat pembinaan narapidana. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com

8 Pengakuan Tersangka Pembunuhan di Bekasi: Sakit Hati Dibangunkan saat Tidur Pakai Kaki

Berita Populer