Kanal

Mabes TNI Turun Cek Langsung Proyek Bhakti di Anambas, Pak Kolonel Usap Cat Dinding Sekolah

Karya Bhakti skala besar Kodim 0318/Natuna di wilayah Koramil 02/Tarempa. Terdapat sembilan titik yang menjadi sasaran karya bhakti, salahsatunya pembangunan batu miring dan pengecatan Madrasah Ibtidaiyah di Desa Tiangau Kecamatan Siantan Selatan - Dokumentasi Koramil 02/Tarempa

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-Anggota TNI tampak sibuk di Madrasah Ibtidaiyah Yayasan Rainul Mahrummat Desa Tiangau Kecamatan Siantan Selatan, Jumat (27/7/2018) pagi.

Beberapa anggota dibantu dengan masyarakat sekitar, ‎terlihat merapikan plester bangunan untuk tempat tiang bendera di sekolah itu. Sementara anggota lain sibuk merapikan proyek fisik yang menjadi salahsatu karya bhakti skala besar Kodim 0318/Natuna.

Baca: Sertijab Dandim Bintan, Ini Pesan Penting Danrem Soal Kondisi Kepri

Baca: Inilah Kisah Mata Hari, Mata-mata Cantik Keturunan Jawa yang Mengguncang Eropa!

Baca: Terungkap! Kesaksian Pengawal, Inilah Alasan Sebenarnya Soeharto ke Bosnia Tanpa Rompi Antipeluru

Baca: Blood Moon 28 Juli - Simak! Inilah 4 Keistimewaan Gerhana Bulan Total pada 28 Juli 2018

Kolonel Inf Farid Mahruf, Paban V/Staf Teritorial Bakti Mabes TNI dan Letkol Inf Indarmawan Spaban V/Staff Teritorial Bakti Mabes TNI didampingi Dandim Natuna 0318/Natuna Letkol Inf Yusuf Rizal

dan Danramil 02/Tarempa Kapten Inf Syamsuwarno justru mengecek kualitas cat di salahsatu ruang belajar di sekolah yang sudah ada sejak tahun 1952 itu.

Terlihat masuk ke dalam ruangan, Kolonel itu mengusap dinding yang didominasi berwarna ‎hijau dan biru itu menggunakan tangannya. "Sudah berapa kali dicat ini Danramil," tanya Farid yang kemudian dijawab Danramil,

sebanyak tiga kali. Bukan tanpa alasan pria yang pernah menjabat sebagai Danrem di Nusa Tenggara Barat ini mengecek sampai ke hal detil seperti itu.

Karya Bhakti skala besar Kodim 0318/Natuna di wilayah Koramil 02/Tarempa. Terdapat sembilan titik yang menjadi sasaran karya bhakti, salahsatunya pembangunan batu miring dan pengecatan Madrasah Ibtidaiyah di Desa Tiangau Kecamatan Siantan Selatan (Dokumentasi Koramil 02/Tarempa)

Menurutnya, kunjungannya untuk memastikan dana yang dikucurkan oleh Mabes TNI ke daerah betul-betul dikerjakan dengan betul oleh aparat di bawah.

"Saya tidak ingin yang di atas itu dibohongi. Jadi saya pastikan, kalau catnya murahan saya gak mau. Saya mau Dandim ulangi, itu kita kerja kami," ujarnya.

‎Farid pun menilai, pengerjaan yang dilakukan sudah sesuai dengan yang diharapkan. Pihaknya meminta kepada Pemerintah Daerah untuk menindaklanjuti pengerjaan seperti pembukaan jalan di Batu Tambun di Pulau Siantan itu dengan upaya pengerasan jalan.

Menurutnya, pembukaan jalan ini pun memiliki arti besar bagi masyarakat setempat. Selain membuka akses dari satu desa ke desa lainnya, pembukaan jalan ini juga berpengaruh pada terbukanya arus ekonomi yang bakal berjalan.

"Saya tadi sudah bicara juga dengan masyarakat setempat. ‎Artinya, bila jalan sudah terbuka arus ekonomi akan terus mengikuti. Nanti hasil produksi dari satu kampung ke kampung lain dari akan terus berputar dan berjalan.

Nah, selanjutnya saya minta kepada Pemerintah Daerah di Anambas untuk menindaklanjuti apa yang sudah kami lakukan. Kami mengucurkan dana cukup besar untuk membuka jalan itu. Kami berharap, dapat diikuti dengan upaya pengerasan jalan," ungkapnya.

Ia menjelaskan, karya bhakti skala besar yang dilakukan TNI ini tidak hanya menyasar ‎pada pembangunan fisik saja. Terdapat non fisik yang dilakukan seperti penyuluhan anti narkoba, pola hidup sehat, wawasan kebangsaan yang lain sebagainya.

Farid juga mengatakan, karya bhakti yang digelar di beberapa daerah di Indonesia ini juga bertujuan untuk menunjukkan peran dan fungsi TNI, yang hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu kesulitan ‎masyarakat dan membantu fungsi Pemerintah Daerah. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer