Kanal

Hari Ini SBY Bertemu Prabowo di Kertanegara. Inikah yang Mereka Bahas?

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) menerima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebelum melakukan pertemuan tertutup di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/7). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi politik yang dibangun Partai Demokrat dan Gerindra jelang Pilpres 2019 - WARTAKOTA/HENRY LOPULALAN

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) akan bertandang ke rumah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta, Senin (30/7/2018), pagi.

Kedua ketua umum partai politik itu akan melanjutkan pembicaraan terkait koalisi dalam menghadapi pemilu serentak 2019 mendatang.

"Kedua pihak insya allah sepakat secara de facto untuk koalisi, rencananya gitu. Tentunya kerangka kerjasama harus dimatangkan," kata Wakil Sekjen Partai Gerindra Andre Rosiade saat dihubungi, Minggu (29/7/2018) malam.

Baca: Kali Item Akhirnya Disemprot Cairan Mikroba, Efektifkah Hilangkan Bau Menyengatnya?

Baca: Tak Mau Jadi Bahan Lelucon, Syahrini Blokir 4 Akun Instagram Ini. Siapa Saja yang Pernah Diblokir?

Baca: Hasil Lengkap dan Klasemen Grup A Setelah Timnas U16 Indonesia Hajar Filipina Tanpa Ampun

Sebelumnya, Prabowo lebih dulu bertandang ke rumah SBY di Kuningan pada Selasa pekan lalu.

Dari pertemuan tersebutlah pembicara untuk membangun koalisi antara kedua parpol dimulai.

Baik SBY dan Prabowo sepakat membentuk tim kecil untuk melakukan pembicaraan intensif terkait bangunan koalisi.

Menurut Andre, dalam beberapa hari terakhir ini tim kecil yang dibentuk intensif melakukan komunikasi.

SBY dan Prabowo hari ini akan menindaklanjuti hasil komunikasi dari tim kecil tersebut.

"Untuk itu ada pertemuan lanjutan," lanjut Andre.

Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengungkapkan hal serupa.

Halaman
123
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer