Kanal

VIDEO: Karantina Tanjungpinang Tahan 28 Dus Daging Olahan Asal Tiongkok

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Karantina Tanjungpinang akhirnya menahan 28 dus daging babi olahan asal Tiongkok diduga ilegal, Sabtu (11/8/2018) siang.

"Kami hanya tahan 28 dus, 12 dus tidak ditemukan lagi," ungkap Ferry Hamdhani, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Kantor Karantina Tanjungpinang kepada TRIBUNBATAM.id, Sabtu.

Namun begitu, Karantina Tanjungpinang akan berupaya mencari keberadaan 12 dus daging babi olahan berkoordinasi dengan Kantor Karantina Tanjungbalai Karimun.

Babi kaleng buatan Tiongkok ()

"Nanti kami kontak Kantor Karantina Karimun untuk mencari lagi 12 dus yang tersisa. Soalnya tadi anggota kami cari tidak dapat. Mungkin tertimbun dengan barang-barang lain," ujar Kepala Kantor Karantina Tanjungpinang, Donni Muksidayan.

Tim Pengawas dan Penindakan Karantina Tanjungpinang di bawah pengawasan Donni Muksidayan, langsung mendata barang-barang yang ditahan.

Mereka kemudian membuat surat serah terima barang yang ditandatangani oleh Uddin pemilik pelabuhan di Dompak dan seorang anggota polisi serta anggota KPLP.

Donni bertekad akan terus melacak rantai distribusi barang-barang itu.

Dia bahkan telah menginstruksikan anggotanya turun ke lapangan untuk mengecek gudang di Tanjunguban, Batam dan Karimun hingga distributornya di Jakarta. 

Rencananya dari Tanjungpinang melalui pelabuhan rakyat milik Uddin di pulau Dompak, daging babi olahan akan dikirim ke Tanjung Balai Karimun.

Namun sudah keburu diamankan pihak Kantor Karantina Tanjungpinang yang dipimpin Donni Muksidayan.

"Kalau barang itu ada di Batam dan mau dibawa ke Karimun, mengapa lewat Tanjunguban dan Tanjungpinang. Artinya ada sesuatu," kata Kepala Kantor Karantina Tanjungpinang, Donni Muksidayan kepada TribunBatam.id

Menurut Donni, barang apa pun memang sudah memiliki izin BPOM. Namun, BPOM hanya mengeluarkan izin edar saja. Semua barang yang didistribusikan ke pulau-pulau, tetap mendapat pengawasan Kantor Karantina.

Simak videonya diatas! (Tribunbatam/Thom Limahekin)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Danang Setiawan

Gadis di Sumbar Diperkosa Teman Pacar saat Kelelahan Mendaki Gunung hingga Akhirnya Tewas

Berita Populer