Kanal

Sempat Sesak Nafas, Satu Lagi Anggota JCH Embarkasi Batam Meninggal Dunia

Tempat penguburan jemaah haji yang meninggal di Mekkah - INN

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Satu Jemaah Calon Haji (JCH) Kelompok Terbang (Kloter) 09 Embarkasi Haji Batam meninggal dunia.

Yakni atas nama Nizar Muhammad Syam Balikun (55) asal Kuantan Singingi Provinsi Riau yang meninggal sekitar pukul 23.30 waktu setempat di Rumah Sakit Arab Saudi, Minggu (12/8/2018) kemarin.

Kepala Bidang Dokumen Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam H Alikek Said diruang kerja nya asrama haji membenarkan terdapat satu orang Jamaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kloter 09 yang meninggal dunia.

"JCH yang meninggal tersebut atas nama Nizar Muhammad Syam Balikun (55) asal Kuantan Singingi Provinsi Riau yang meninggal di Rumah Sakit Arab Saudi, Minggu (12/8/2018) kemarin," ujarnya Senin (13/8/2018).

Berita duka ini disampaikan Alikek setelah mendapatkan data resmi dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Embarkasi Haji Batam, Senin (13/8/2018)

"Berdasarkan data Siskohat disebutkan, JCH meninggal mengalami serangan jantung (cardiovascular disease), dan dimakamkan di Sharaya," tuturnya.

Secara terpisah Media Center Haji (MCH) Embarkasi Haji Batam juga mendapatkan informasi dari Ketua Kloter 09 BTH, Kamil Mahmud Al Hamidi.

Baca: Waspadalah! Ini 7 Tanda Tubuh Anda Kurang Olahraga

Baca: Mau Lepas dari Ketergantungan HP? Lakukan 4 Langkah Ini. Nomor 3 Harus Berani!

Baca: Soal Kabar KH Maruf Amin Akan Kunjungi Ahok ke Mako Brimob, Ini Jawaban Adik Ahok

Dikatakannya, kira-kira pukul 16.30 waktu setempat JCH mulai merasakan sesak napas saat berbaring di kamar.

Selanjutnya dia memanggil istrinya. Namun, karena kondisi suaminya pucat langsung dipanggil petugas kesehatan kloter untuk dilakukan pemeriksaan.

Pertolongan pertama pun dilakukan dengan memasang infus. Karena tidak ada perkembangan, tindakan selanjutnya dilakukan oleh tim gerak cepat sektor 6 dengan bantuan tambahan oksigen.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer