Kanal

Krisis Keuangan, Turki Kehilangan Sepertiga Konglomerat Termasuk "Trump dari Turki"

Warga menukarkan uang di kantor penukaran uang di Istanbul, Turki, 8 Agustus 2018. Dirundung krisis ekonomi, nilai tukar mata uang Turki lira merosot tajam. Hingga Jumat (10/8/2018) lalu, posisi lira anjlok 15,88 persen ke level 6,4323 per dollar Amerika Serikat (AS) - AFP PHOTO/YASIN AKGUL

TRIBUNBATAM.ID, NEWYORK-Krisis keuangan di Turki telah membuat sejumlah miliarder di negara tersebut kehilangan kekayaannya.

Mengutip Forbes, Senin (20/8/2018), pada pekan lalu, nilai tukar mata uang lira menyentuh rekor terendah setelah melemah hampir 21 persen terhadap dollar AS.

Anjloknya lira membuat 13 orang dari 35 orang di Turki didepak dari daftar orang terkaya di negara tersebut.

Baca: Perang Ekonomi, China-Rusia Patungan Menambang Emas Besar-besaran. Targetnya Lumpuhkan Amerika

Baca: BP Batam Bakal Bentuk Unit Khusus Pariwisata, Ini Bocorannya!

Baca: Rudi Janjikan Perombakan Besar-besaran OPD di Pemko Batam, Bakal Lantik 500 Pejabat

Sejak daftar orang terkaya di Turki dirilis Forbes pada Maret 2018 lalu, 35 orang paling tajir di negara itu kehilangan total kekayaan mencapai 23 miliar dollar AS.

Ini utamanya disebabkan melemahnya mata uang lira. Hingga 13 Agustus 2018 lalu saja, lira anjlok 45 persen terhadap dollar AS.

Di antara 13 orang yang tak lagi menyandang gelar miliarder adalah raksasa real estate Ali Agaoglu yang dijuluki "Trump dari Turki" dan Mustafa Latif Topbas, pemilik jaringan ritel terbesar di Turki.

Warga menukarkan uang di kantor penukaran uang di Istanbul, Turki, 8 Agustus 2018. Dirundung krisis ekonomi, nilai tukar mata uang Turki lira merosot tajam. Hingga Jumat (10/8/2018) lalu, posisi lira anjlok 15,88 persen ke level 6,4323 per dollar Amerika Serikat (AS) (AFP PHOTO/YASIN AKGUL)

Forbes mengestimasi Agaoglu dan Topbas masing-masing kehilangan 540 juta dollar AS dari total kekayaan mereka.

Dari 22 orang miliarder lainnya di Turki, delapan orang di antaranya kehilangan lebih dari 1 miliar dollar AS dari kekayaannya.

Konglomerat real estate Erman Ilicak, yang memiliki 90 persen saham Ronesans Holding misalnya, kehilangan 1,5 miliar dollar AS kekayaannya menjadi 2,5 miliar dollar AS.

Adapun Sevim Arsel, yang pernah menjadi wanita terkaya di Turki, harus rela kekayaannya menyusut 1,4 miliar dollar AS.

Sementara itu, Murat Ulker yang merupakan orang terkaya di Turki, kehilangan kekayaan sebesar 1,4 miliar dollar AS menjadi sekitar 3,4 miliar dollar AS. Ulker menguasai 320 merek produk makanan termasuk produk cokelat kenamaan dunia Godiva. (*)

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judulĀ Krisis Keuangan, Turki Kehilangan Sepertiga Miliardernya

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com

Video Mesumnya Diputar di Kelas dan Tersebar, Siswi Berprestasi di Karawang Terpaksa Pindah Sekolah

Berita Populer