Kanal

Mahfud MD Tolak Golput - Memilih untuk Cegah Orang Jahat Menjadi Pemimpin

Anggota Dewan Pengarah BPIP Mahfud MD ketika ditemui di Kantor BPIP, Jakarta, Kamis (31/5/2018). - KOMPAS.com/ MOH NADLIR

TRIBUNBATAM.id - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD batal menjadi cawapres Jokowi.

Di berbagai kesempatan, Mahfud MD menyatakan tidak sakit hati.

Mahfud MD berharap masyarakat Indonesia untuk tidak golput, lantaran mereka menganggap tidak ada calon pemimpin yang ideal pada Pilpres 2019 mendatang.

"Jangan golput karena merasa tidak ada calon pemimpin yang ideal. Kita memilih, juga untuk mencegah orang jahat menjadi pemimpin," ujar Mahfud, di Balai Sarbini, Jakarta Pusat, Senin (20/8/2018).

Menurutnya seseorang yang golput merupakan orang yang tidak baik dan tak punya harapan yang jelas terhadap masa depan bangsa Indonesia ini.

"Maka dari itu nggak perlu golput, di legislatif banyak, di ekselutif banyak, silahkan pilih saja," ujar Mahfud MD.

Baca: Mahfud MD Gabung Timses Jokowi atau Prabowo? Ini Jawabannya

Baca: Mahfud MD Didekati Tim Prabowo, Ini Kata Yenny Wahid

Mahfud mengatakan dalam politik terdapat tiga tipe yakni mendukung, menolak atau melawan, dan tidak ikut-ikutan atau netral.

Sedangkan bagi seseorang yang bersikap netral dalam berpolitik dan golput pada pesta demokrasi, pada akhirnya orang tersebut tetap harus 'tunduk' kepada pemimpin terpilih.

"Orang yang netral itu berpolitik tapi ingat orang yang netral yang jadi golput tuh jangan merasa bebas politik karena netral atau enggak netral dia harus tunduk kepada pemenang maka dia harus ikut, jadi pemenang nggak boleh Golput gunakan hak suara," ujar Mahfud MD.(*)

Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Tribunnews

Ditemukan Tewas di Sawah, Mahasiswi Aceh Ternyata Dibunuh Pacar karena Alasan Ini

Berita Populer