Kanal

Kader Parpol Lakukan Pencitraan, Bawaslu Siap Turunkan Baliho

Komisioner Bawaslu Batam, Mangihut - TRIBUNBATAM/DEWANGGA RS

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batam akan menindak tegas kader partai politik (Parpol) yang sudah melakukan pencitraan dan sosialisasi diri menggunakan baliho atau papan reklame.

Komisioner Bawaslu kota Batam, Mangihut Rajaguguk mengatakan, sesuai dengan aturan PKPU No.5 tahun 2018 tentang perubahan aras peraturan PKPU No.7 tahun 2017, tentang tahapan, program dan jdawal penyelenggaraan Pemliul 2018, bahwa kampanye parpol dapat dilakukan setelah penetapan daftar caleg (calon legeslatif).

"Kan sudah jelas di aturan PKPU No.5 tahun 2018, penetapan itu tanggal 20 September. Tiga hari setelah penetapan caleg baru boleh dilaksanakan kampanye. Kalau ada yang memulai kampanye duluan itu namanya melanggar undang-undang," ujarnya kepada TRIBUNBATAM.id Selasa (21/8/2018)

Mangihut menjelaskan, sedang melakukan pemeriksaan terhadap banyaknya baliho hingga papan reklame dari kader Parpolyang melakukan pencitraan dan mensosialisasikan diri baik dalam bentuk hari besar apapun.

"Sekarang lagi kita cek, udah banyak baliho yang bertaburan, mencoba untuk melakukan pencitraan diri, sosialisasikan diri itu akan kita turunkan," ujarnya.

Menurutnya, para kader Parpol ini mencoba memanfaatkan atau memainkan hari-hari besar. Seperti hari kemerdekaan, sebentar lagi hari raya Idul Adha 1439 H.

Pokoknya tidak boleh melakukan pencitraan diri sebelum waktunya. Kita akan tegas untuk mengingatkan dan juga menindak mereka karena di Undang Undang no.7 Tahun 2017 itu pidana kurungan 2 tahun dengan denda Rp 12 juta," katanya.

Baca: Orang Terkaya Indonesia Menjadi Atlet Tertua di Asian Games, Ini Misinya

Baca: Sekali Beraksi Bisa Dapat Rp 1 Juta, Pencuri Uang Kotak Infaq Ditangkap

Baca: Ditabrak Motor Tanpa Plat, Barang Bawaan Berserakan di Jalan Pasar Lagenda

Mangihut mengatakan, dalam undang-undang disebutkan bahwa masyarakat yang sudah terdaftar sebagai peserta pemilu dilarang untuk melakukan kampanye dalam bentuk apapun sebelum pada waktunya.

"Karena di Undang- Undang disebutkan, peserta pemilu itu adalah Parpol, masyarakat yang sudah terdaftar sebagai anggota parpol dan pengurus parpol pasti sudah punya Kartu Tanda Angoota (KTA). Kalau ada itu baliho nya akan kita turunkan," ujarnya.

Manginut menyebutkan, Bawaslu akan mengirim surat kepada para peserta pemilu sebagai bentuk penindakan tegas terhadap pelanggaran mereka.

"Kita akan tindak tegas, kita akan kirimkan surat ke peserta pemilu tersebut," tutupnya.(drs)

Penulis: Dewangga Rudi Serpara
Editor: Zabur Anjasfianto

Inilah Sosok Ibu Angkat yang Tega Siksa dan Sekap 3 Anaknya Bersama Ular dan Anjing di Makassar

Berita Populer