Kanal

Sandiaga Uno Ingin Gandeng Gatot Nurmantyo. Sudah Dua Minggu Pengin Bertemu

Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo saat berkunjung ke kantor Redaksi Kompas.com, Menara Kompas, Jakarta, Senin (23/4/2018). - KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES

TRIBUNBATAM.id - Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno menyebutkan telah meminta mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo untuk bergabung dalam tim pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Sandiaga menuturkan beberapa pekan lalu dirinya sudah meminta waktu untuk bertemu Gatot.

"Saya lagi meminta waktu dengan Pak Gatot, sudah hampir dua minggu belum diterima mudah-mudahan ini merupakan langkah awal untuk bisa ikut mengajak Pak Gatot untuk berjuang bersama," ujar Sandiaga saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/8/2018), dikutip TribunWow.com dari Kompas.

Sandiaga menyebutkan dirinya mengagumi sosok Gatot yang dianggapnya masih tetap ingin berjuang meski tak lagi aktif di militer.

Maka dari itu, ia sangat berharap ada titik temu yang akan disepakati saat pertemuannya dengan Gatot.

"Saya kagum dengan beliau, beliau (mantan) Panglima TNI yang konsen ingin berjuang bersama kita. Mudah-mudahan bisa ada titik temu, ada kesamaan pikiran dan pandangan untuk memastikan Indonesia lebih baik ke depan," kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Baca: Gatot Nurmantyo Posting Foto Saat Cium Tangan SBY. Ternyata Ini Alasannya

Diberitakan sebelumnya, Anggota Dewan Pertimbangan Partai Gerindra Djoko Santoso dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disebut-sebut akan bergabung dalam tim pemenangan Prabowo-Sandiaga.

Djoko Santoso bahkan menyatakan bahwa dirinya hampir pasti menjadi ketua tim pemenangan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Seperti diketahui, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah mengajukan Djoko Santoso sebagai ketua tim pemenangan untuk kemudian dibahas oleh parpol mitra koalisi, yakni PKS, PAN dan Partai Demokrat.

"Kalau nama sudah jelas saya. Insya Allah jelas saya ya," ujar Djoko seusai menghadiri upacara peringatan HUT RI ke 73 di kampus Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta Pusat, Jumat (17/8/2018).

Baca: Adu Strategi Djoko Santoso dan Moeldoko Warnai Pilpres

Terkait nama AHY, Ketua DPP Partai Gerindra, Desmond Mahesa menyatakan jika ada kemungkinan untuk AHY terlibat dalam tim pemenangan.

Menurutnya, AHY memiliki banyak pendukung sehingga pantas untuk dijadikan bagian dari tim pemenangan Prabowo-Sandi.

"Semua orang yang mau bekerja pasti kita rekrut. Ya karena apapun Demokrat mendukung kita, ini kan berbicara tentang strategi siapa yang akan bawa suara," kata Desmond.

Baca: Luhut Pandjaitan Ungkap Alasan Prabowo Tak Pilih AHY: Masak Letnan Jenderal Wakilnya Mayor

"Dalam konteks ini tentunya strategi ini dimana posisi masing-masing orang yang terlibat di dalam itu, Mas AHY ya apapun banyak pendukungnya, kalau dia tidak terlibat dalam struktur (tim pemenangan), kan ada yang salah," tambahnya.(*)

Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: TribunWow.com

VIDEO John Kei, Sosok Pembunuh Sadis Penghuni Sel Khusus Nusakambangan yang Kini Bertobat

Berita Populer