Kanal

UIN Sunan Kalijaga Simpan Data di IT Centre BP Batam

- ISTIMEWA

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Senin (21/8/2018).

Kegiatan ini dalam rangka implementasi disaster recorvery center (DRC) di ruang pertemuan lantai 1 Gedung Prof. Saifuddin Zuhri UIN Sunan Kalijaga.

Disaster Recovery Center merupakan pusat memback up data untuk mencegah kerusakan, salah satu penyebabnya bencana alam.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof Drs KH Yudian Wahyudi, MA mengatakan, pihaknya mempercayai penyimpanan data di BP Batam. Karena terjamin keamanannya.

Baca: WOW! Bintan Bakal Miliki Obyek Wisata Baru di Taman Kota Kijang

Baca: LRT Palembang Kembali Mogok, Penumpang Ngaku Kapok Naik

Baca: Dituntut 12 Tahun dan Ganti Rugi Rp 55 Miliar, Begini Reaksi Nasihan

Menurutnya, penyimpanan data di IT Centre BP Batam akan dilakukan secara bertahap, dan terus ditingkatkan.

Pihak UIN Sunan Kalijaga melakukan pecegahan terhadap risiko-risiko yang diakibatkan bencana (disaster) seperti kebakaran, gempa bumi, banjir, tsunami.

Yakni dengan menyusun rencana pemulihan bencana (Disaster Recovery Plan/DRP) dengan dukungan DRC (Disaster Recovery Center) sebagai tempat/area penyimpanan serta pengolahan data dan informasi pada saat terjadinya bencana yang mengakibatkan Data Center mengalami gangguan, sebagian atau bahkan rusak total.

"Kami mempercayai Batam memiliki kelebihan tersendiri dari sisi alam. Yaitu tidak berpotensi tsunami, tidak berada dalam jalur patahan geologi dan minimnya risiko terhadap bencana alam," kata Yudian dalam rilis yang diterima Tribun.

Hal ini menurutnya, merupakan upaya pencegahan sewaktu- waktu, jika terjadi bencana alam. Maka data yang dimiliki pihaknya akan selamat.

Pihaknya juga melihat fasilitas Pengelola Data dan Sistem Informasi (PDSI) BP Batam, merupakan fasilitas TIK (teknologi informasi dan komunikasi) dengan teknologi tinggi dan infrastuktur jaringan informasi serta komunikasi broadband dengan standar tinggi yang dimiliki BP Batam.

Sementara itu Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo mengaku bangga, atas kepercayaan yang telah diberikan kepada pihaknya.

"Dengan diberikan kepercayaan ini dalam memback up data merupakan bentuk tanggung jawab kami untuk meningkatkan kapasitas, komitmen sebagai lembaga profesional yang mengelola data dan informasi," ujar Lukita. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani

Kronologi Lengkap Mahasiswi Dibunuh Pacar di Aceh, Diajak Jalan hingga Pelaku Kabur ke Rumah Ipar

Berita Populer