Kanal

Diguyur Hujan, Panitia Kurban Masjid Agung Batam Tetap Semangat Memotong Hewan

Panitia kurban Masjid Agung sedang memotong hewan kurban di tengah guyuran hujan, Rabu (22/8/2018) - TRIBUNBATAM/DEWI HARYATI

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Hujan yang mengguyur wilayah Batam Center, tak menyurutkan semangat panitia kurban di Masjid Agung Batam melakukan tugasnya untuk menyembelih hewan kurban saat hari raya Idul Adha 1439 Hijriah yang jatuh pada Rabu (22/8/2018).

Mereka yang saat itu tengah menyembelih hewan kurban, tetap melanjutkan pekerjaannya, kendati kondisi hujan.

Baju yang semula kering, basah akibat guyuran hujan. Usai satu ekor sapi itu selesai disembelih, mereka berhenti sejenak untuk lanjut ke hewan kurban berikutnya. 

Berdasarkan laporan panitia, persentase hewan kurban yang disembelih selama pelaksanaan ibadah kurban di Masjid Agung Batam tahun ini menurun sekitar 20 persen.

Total ada 21 ekor sapi, dan 135 ekor kambing yang akan disembelih.

Baca: Kerugian Akibat Gempa Lombok Ditaksir Rp 7,7 Triliun. Butuh Dua Tahun Untuk Recovery

Baca: Saat Warga Shalat Ied, Seekor Sapi Kurban Terperosok Masuk Sumur dekat Masjid Nurul Jihad

Baca: Tak Pakai Kupon, Panitia Kurban Tiban Palem Pilih Antar Langsung Daging ke Rumah Warga

"Jumlah ini memang menurun kalau dibandingkan tahun lalu. Kalau tak salah 24 atau 26 ekor sapi, 170 ekor kambing," kata Ketua Panitia Kurban Masjid Agung Batam, Syarifuddin, Rabu (22/8/2018).

Ia maklum mengingat saat ini kondisi ekonomi Batam belum sepenuhnya pulih. Daya beli masyarakat masih lemah.

"Tapi bisa jadi juga yang sebelumnya berkurban di sini, berkurban di tempat lain. Kan kita tak bisa melarang juga," ujarnya.

Syarifuddin mengungkapkan, tahun ini hanya Wali Kota Batam saja yang berkurban di Masjid Agung.

Berbeda dengan tahun lalu yang juga diramaikan pejabat lain seperti Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Gubernur Kepri dan juga Kepala BP Batam.

"Tahun ini hanya Pak Wali saja. Pak Gubernur tidak ada. Kepala BP nyumbang sapi di masjid daerah Sekupang. Di sini ada juga, tapi kambing," kata Syarifuddin. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani

Petinju 13 Tahun yang Bertanding demi Ekonomi Keluarga Meninggal Seusai Pertandingan, Videonya Viral

Berita Populer