Kanal

Inilah Rahasia Tijan, Jagal Asal Ampel Boyolali Sanggup Jagal 11 Sapi dalam Waktu Setengah Hari

Tijan (50) dan saudaranya saat akan menjagal sapi di desa Jombor, Ceper, Klaten - Tribun-Video.com / Fatikha Rizky Asteria N

TRIBUNBATAM.ID, KLATEN-Tijan (50), jagal sapi asal Banyusodo, Tanduk, Ampel, Boyolali mengaku sudah belajar menyembelih sapi sejak kecil.

Hal ini lantaran lingkungan sekitarnya sebagian besar adalah jagal sapi.

“Lingkungan kerjaan (alasan ingin jadi jagal sapi). Semua lingkungan daerah Ampel kan mayoritas jagal,” ujar Tijan saat ditemui sebelum menyebelih hewan kurban di Jombor, Ceper, Klaten, Jawa Tengah.

Baca: Akhirnya Terungkap! Kisah Kelahiran Tien Soeharto, 12 Bulan Dalam Kandungan

Baca: Inilah 6 Trik Masak Daging Kambing Agar Tak Alot dan Bau, Buah Ini Jadi Kuncinya

Baca: Kekayaan Prabowo-Sandiaga 100 Kali Lipat Harta Gabungan Jokowi-Makruf, Ini Perinciannya

“Jadi banyakan orang sana jagal. Semua kecamatan mayoritas jagal,” tambahnya.

Tijan mengaku, profesi jagal adalah pekerjaan turun menurun dari orangtua.

Dulunya, ia kerap diajarkan oleh orang tua cara menyembelih sapi.

“Diajarin. Terus ikut orangtua pas nyembelih. Terus jadi bisa,” ujar Tijan.

Kini, sudah puluhan tahun Tijan menjadi jagal sapi untuk hari raya Idul Adha.

Hal ini membuat dirinya tidak mengalami kesulitan saat akan menyembelih sapi.

“Pernah sapi susah. Mbedal-bedal (berontak). Sapi susah itu biasa. Sapi nakal pasti bisa diatasi,” ujar Tijan.

Saat hari raya Idul Adha pun ia mengaku bisa menyembelih 11 ekor hanya dalam waktu setengah hari.

“Biasanya motong 11 ekor nggak sampai sehari. Setengah hari udah selesai,” katanya.

Ia mengaku hanya butuh waktu satu jam saja untuk menyembelih dua ekor sapi.

Selain sebagai jagal sapi, Tijan pun juga menjual daging di pasar.

“Jualan daging di pasar. Aku nggiling juga,” kata Tijan. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribun Solo

Video Viral Jokowi Hormat Sendiri saat Indonesia Raya Berkumandang, Begini Menurut Undang-undang

Berita Populer