Kanal

Pasangan Turis Asing pun Ikut Selfie di depan Balai Adat Pulau Penyengat

Becak motor melintas di Masjid Raya Sultan Riau atau dikenal sebagai Masjid Penyengat di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Untuk berkeliling Pulau Penyengat, alternatif transportasi utama adalah becak motor - KOMPAS/KRIS RAZIANTO MADA

TRIBUNBATAM.Id, TANJUNGPINANG - Kunjungan masyarakat ke Pulau Penyengat cukup tinggi pada hari libur Idul Adha tahun ini.

Hal itu terlihat dari trend kenaikan jumlah trip kapal dalam mengangkut dan mengantarkan baik dari Pelantar 1 Tanjungpinang maupun dari dermaga pelabuhan Pulau Penyengat.

Baca: Polres Tanjungpinang Bagikan Jaket Pelampung ke Penambang Pompong Penyengat

Baca: Syahrul-Rahma Ziarah ke Penyengat: Mereka Lah yang Memenangkan Kami di Sini

Baca: SERU! Festival Pulau Penyengat, Mulai dari Lomba Gurindam 12 Hingga Hias Becak

Kahar seorang petugas jaga tiket penambang kapal pompong dari Pulau Penyengat ke Tanjungpinang menyebutkan, ada 70 trip keberangkatan kapal pompong selama satu hari libur Idul Adha.

"Saya perkirakan ada 70 trip keberangkatan dari sini. Kita ngitung yang dari sini ke Pelantar 1 Tanjungpinang," ujar Kahar saat ditemui di loket penjualan tiket kapal pompong Penyengat, Rabu (22/8).

Lebih lanjut kata dia jumlah ini tidak terlalu ramai seperti tahun lalu. Karena memang libur cuma sehari yang tidak berdekatan dengan liburan. Namun dibandingkan dengan hari biasa, atau hari libur Minggu tentunya cukup jauh kenaikannya.

"Kalau hari biasa ada 40 trip," ujarnya.

Ia menyebutkan sejak ada pompong tenggelam beberapa tahun silam pengunjung sempat sepi. Bahkan jumlah cukup drastis. Namun perlahan dan kini sudah mulai normal kembali.

"Ia dulu langsung turun. Perlahan sudah balik," katanya lagi.

Kini ada dua group penambang yang akan secara bergantian mengelola. Pada hari ini, group B mendapatkan jatah untuk menjalankan aktivitas penambangan. Kapal yang tersedia dan yang jalan pada hari itu sebanyak 30 kapal pompong.

"Ada 30 yang jalan. Kalau total ada 60 kapal pompong yang aktif beroperasi," katanya lagi.

Seorang pengunjung Baharudin mengaku kunjungannya ke Penyengat untuk berziarah ke makam mertua. Ia seorang warga asal Kalimantan ini mendapatkan seorang istri warga Penyengat.

"Saya tinggal di Pinang. Kalau di sini, istri saya. Saya datang untuk berziarah makam mertua," katanya. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Ucu Rahman

Terekam Kamera Sosok Pria yang Diduga Selingkuhan Angel Lelga, Digerebek Vicky Berduaan di Kamar

Berita Populer