Kanal

Pesawat Komersil dari Matak ke Tanjungpinang Gagal Terbang. Penumpang Menunggu Berjam-jam

Foto ilustrasi. Suasana aktivitas penerbangan di Lanud Ranai, satu-satunya bandara TNI AU yang selama ini dipakai untuk pesawat komersil. - Tribunnewsbatam.com/Mhd Ikhsan

TRIBUNBATAM.Id, ANAMBAS - Calon penumpang maskapai komersil dari Matak menuju Tanjungpinang hari ini kembali mencoba peruntungannya.

Itu setelah mereka gagal terbang setelah menunggu hingga berjam-jam lamanya di Bandara Khusus Matak.

Baca: Gagal Terbang, Penumpang Diinapkan di Tiga Hotel di Tanjungpinang

Baca: Terkait Dua Calon Penumpang Lion Air yang Gagal Terbang, Araya Travel:Tunjukan Bukti Setoran Uangnya

Baca: Garuda Tujuan Jakarta Gagal Terbang Di Pekanbaru

Muhammad Da'i seorang calon penumpang mengatakan, informasi mengenai penerbangan komersil hari ini ia peroleh dari agen perwakilan maskapai komersil.

Satu hari sebelumnya, ia bersama sejumlah calon penumpang lainnya harus menunggu kejelasan mengenai keberangkatan pesawat komersil hingga pukul lima sore.

Biasanya, pesawat komersil dari Matak tiba dan berangkat sekitar pukul tiga sore menuju Tanjungpinang.

"Hari ini informasinya dari agen berangkat. Ada sepuluh orang yang rencananya terbang ke Tanjungpinang pada hari ini," ujarnya Rabu (22/8/2018).

Ia menceritakan, sejumlah calon penumpang sempat menunggu kejelasan perihal keberangkatan mereka saat berada di bandara Selasa (21/8/2018) kemarin.

Sejumlah calon penumpang ini baru mendapat informasi mengenai pesawat yang setelah ada perwakilan dari pihak perusahaan yang menginformasikan kalau pesawat sudah tidak mungkin masuk ke bandara karena jam operasional bandara khusus yang telah berakhir.

"Kami menunggu sampai jam lima sore di bandara, tapi belum ada informasi juga," ungkapnya.

Sejumlah calon penumpang ini makin kecewa setelah mereka kesulitan dalam menemukan perwakilan pihak maskapai saat di bandara khusus.

Pihak perwakilan maskapai menurutnya baru datang menemui calon penumpang setelah beberapa kali dipanggil oleh petugas keamanan bandara khusus. Dari informasi yang ia peroleh dari pekerja yang ada di bandara khusus Matak, kondisi apron bandara khusus memang cukup padat pada hari itu.

Hal ini yang menjadikan pesawat komersil tersebut tidak bisa berangkat dari Tanjungpinang.

"Informasinya seperti itu. Lewat dari pukul tiga sore, kondisi bandara memang sedang padat. Nah, informasi soal kejelasan berangkat atau tidak ini yang membuat penumpang kesal. Dari bandara ini, kemudian kami diarahkan untuk ke tempat check in yang berada di luar bandara," bebernya. Marthias, perwakilan maskapai komersil kepada sejumlah awak media menyebutkan akan ada penjelasan dari bagian humas mengenai kejadian kemarin.

Hal ini menurutnya agar informasi yang disampaikan bisa jelas serta tidak menciptakan spekulasi. "Nanti ada bagian kami yang akan menjelaskan mengenai hal itu. Sebelumnya kami memohon maaf mengenai hal ini," ungkapnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Ucu Rahman

Viral Curhatan Penumpang Lion Air yang Tak Dapat Tempat Duduk: 'Suruh Nyari Sendiri Emang Kopaja'

Berita Populer