Kanal

Rusak Hutan Lindung Dengan Loader, Dua Warga Uban Diamankan Polisi

Kepolisian dan Petugas Dinas LHK Provinsi Kepri melihat lokasi yang di loader dengan alat berat, masuk kawasan hutan lindung - TRIBUNBATAM/AMINNUDIN

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN-Eko Subiantoro dan Eding Sarifuddin, dua warga Tanjunguban, Bintan Utara diperiksa Satreskrim Polres Bintan atas kasus pengrusakan hutan lindung di Jalan Kapas, Desa Lancang Kuning.

"Benar, pemeriksaan mereka sebagai tersangka, "kata Kasatreskrim AKP Adi Kuasa Tarigan, Rabu (22/8/2018).

Kasus hutan lindung yang menyeret dua warga tersebut terjadi pada 21- 24 Juli 2018. Mereka diduga dibalik aktivitas pengrusakan lahan hutan yang disorot warga sekitar hutan.

Pengrusakan lahan hutan dinilai kebablasan sebab sampai menggunakan kendaraan alat berat Wheel Loader. Tak mempan disorot, pengrusakan diviralkan di medsos.

Kasat AKP Adi Kuasa Tarigan mengatakan, pihaknya telah menyelidiki kasus hutan di Lancang Kuning sejak pekan pertama Agustus.

Penyelidikan bermula dari informasi masyarakat yang memberitahu tentang adanya kegiatan pembukaan lahan dan pembuatan jalan di dalam hutan lindung.

Baca: Cucu Konglomerat Tangkapan Kombes Herry Heryawan Diduga Isap Kokain Pakai Gulungan Uang Dolar

Baca: Tak Tahan Diejek, Pria 41 Tahun Ini Ungsikan Istri Mudanya Berusia 11 Tahun. Kini Bilang Kangen

Baca: Imigran Asal Sudan di Batam Ikut Potong Kurban

Anggota Unit Tipidter Satuan Reskrim Polres Bintan yang dipimpin Ipda Angga Riatma kemudian mendatangi hutan lindung dimaksud. Angga dan kawan-kawan menemukan lintasan bekas alat berat (loader) di dalam hutan lindung.

"Yang mana akibat pembuatan jalan tersebut, pohon-pohon di dalam hutan telah rusak dan mati," kata Adi Kuasa.

Besoknya, Angga dan anggota kembali lagi ke lokasi hutan lindung. Mereka menggandeng petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Kepri untuk menentukan status hutan dan titik koordinat.

Dari penyelidikan status dan koordinat, kesimpulannya adalah lokasi yang di loader dengan alat berat jelas jelas masuk kawasan hutan lindung. Polisi kemudian menindak pihak-pihak terlibat. Kendaraan loader diamankan sebagai barang bukti.

"Atas kejadian tersebut terlapor dan para saksi, beserta barang bukti berupa alat berat (loader) dibawa ke kantor Polres Bintan untuk proses hukum lebih lanjut,"kata Adi Kuasa. (min)

Penulis: Aminnudin
Editor: Zabur Anjasfianto

Terekam Kamera Sosok Pria yang Diduga Selingkuhan Angel Lelga, Digerebek Vicky Berduaan di Kamar

Berita Populer