Kanal

Alami Gangguan Jiwa, Polisi Akan Keluarkan SP3 Pelaku Pembunuhan Ayah Sendiri

Sejumlah anggota polisi dari Polres Tanjungpinang di rumah korban melakukan olah TKP, Selasa (14/8/2018) - TRIBUNBATAM/WAHIB WAFA

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG-Pelaku kasus pembunuhan terhadap orangtua sendiri di Tanjungpinang Timur telah dicek kesehatan kejiwaannya.

Dari hasil tes kejiwaan di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Tanjungpinang menyatakan pelaku Aprizal mengalami gangguan jiwa.

Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur Ipda Yustinus Halawa menuturkan hasil tes kejiwaan telah keluar. Pelaku penganiayaan yang menyebabkan ayahnya Ismail Samad meninggal saat dibawa ke RSUP Kepri ini memang mengalami sakit jiwa beberapa tahun belakangan.

"Ia, kemarin sudah selesai hasil tes kejiwaan terhadap pelaku. Memang pelaku ini mengalami gangguan kejiwaan. Tapi kita mau gelar perkara dulu," kata Ipda Yustinus Halawa saat dikonfirmasi hari Kamis (24/8/2018).

Sesuai aturan yang berlaku tidak dapat dikenakan pidana bagi seseorang pelaku yang mengalami gangguan jiwa, pihaknya akan melakukan gelar perkara. Selanjutnya polisi akan mengeluarkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3).

"Ya kita langsung lakukan SP3 karena pelaku mengalami gangguan jiwa. Tapi kita gelar dulu nanti dengan Polres Tanjungpinang," ungkapnya.

Baca: BREAKINGNEWS. Berkelahi dengan Anaknya, Seorang Bapak di Tanjungpinang Dikabarkan Tewas

Baca: Penjelasan Polisi Terkait Seorang Bapak Tewas Setelah Berkelahi Dengan Anaknya

Baca: Kasus Ayah Tewas di Tanjungpinang, Polisi Tetapkan Anak Korban Tersangka. Begini Kronologisnya!

Selanjutnya langkah yang akan dilakukan yakni dengan membawa pelaku ke RS Jiwa Pekanbaru untuk dilakukan perawatan kejiwaan. Hal itu untuk menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan.

Sebelumnya bapak dan anak ini kerap berkelahi tanpa alasan yang jelas di Tanjungpinang Timur RT 7 RW 5 Perumahan Hang Tuah Permai kelurahan Pinang Kencana.

Usut punya usut ternyata pelaku Aprizal alias Apra sang anak menderita sakit Jiwa. Warga sekitar juga mengaku tidak kaget kerap terjadi cekcok di Keluarga tersebut.

"Ia anak korban ini sudah sering cekcok. Karena memang agak sakit orangnya. Sudah bertahun-tahun juga setelah ditinggal istri," kata tetangga korban yang ikut berkerumun dilokasi kejadian.

Halaman
12
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Zabur Anjasfianto

Kronologi Lengkap Mahasiswi Dibunuh Pacar di Aceh, Diajak Jalan hingga Pelaku Kabur ke Rumah Ipar

Berita Populer