Kanal

NASA Prediksi Asteroid Besar Setinggi Piramida Giza Akan Lintasi Bumi, Bahaya Ini Mengintai

Ilustrasi Asteroid - healththoroughfare.com

TRIBUNBATAM.ID-National Aeronautics and Space Administration (NASA), atau Badan Antariksa dan Penerbangan peringatkan akan ada asteroid yang melintas bumi dan diperkirakan memiliki potensi bahaya bagi Bumi.

Dilansir dari express.co.uk Kamis (23/8/2018), asteroid yang dinamakan 2016 NF23 tersebut akan melewati Bumi pada Rabu (29/8/2018) Waktu Inggris pukul 01.00 pagi.

Meski asteroid tersebut tidak akan menabrak Bumi, namun NASA menggolongkan menjadi bahaya karena ukurannya yang sangat besar,

Baca: Tren Bunga Naik Bakal Berlanjut Akhir Tahun, Kredit Macet Hantui Perbankan. Ini Bocorannya

Baca: Bank Sentral Amerika Rilis Catatan, Harga Emas Dunia Langsung Tergerus. Begini Perkembangannya

Baca: Kabarnya Penerimaaan CPNS Akhir Agustus, Termasuk di Kepri. Begini Jawaban BKD Pemprov

Baca: Krisis Diplomatik, Terus Ditekan China Dua Negara Ini Terancam Tinggalkan Taiwan

karena setiap asteroid yang berjarak 4,650,000 mil dari Planet Bumi dengan diameter lebih besar 459 kaki (140 m) terdaftar sebagai "Berpotensi berbahaya".

NASA mengungkapkan asteroid tersebut berukuran diameter 230ft (70 meter) hingga 525ft (160 meter) yakni lebih besar dari Piramida Agung Giza di Mesir yang memiliki tinggi 456 kaki (139 meter).

Asteroid itu juga lebih besar dari tinggi Katedral St. Paul setinggi 364 kaki (110m) yang ada di London.

Batu luar angkasa tersebut akan terbang menuju planet dengan kecepatan lebih dari 20.000 mil per jam atau sembilan kilometer per detik.

Pada kecepatan yang luar biasa ini, Asteroid NF23 bergerak lebih cepat daripada pesawat Concord yang telah pensiun yang mencapai kecepatan jelajah 1.354 mph (2.179 km / jam).

Ilustrasi Asteroid (healththoroughfare.com)

Dr Detlef Koschny, Kepala Tim Objek Dekat Bumi di European Space Agency (ESA), mengatakan asteroid yang lebih kecil memiliki kesempatan untuk menyebabkan kerusakan besar.

"Jika asteroid 100 meter menghantam Bumi, itu akan menyebabkan kerusakan signifikan di area seluas Jerman, dan bahkan mempengaruhi wilayah sekitarnya," ujae Detlef.

“Tapi asteroid dengan ukuran ini tidak sering menyerang Bumi. Mungkin setiap 10.000 tahun rata-rata. ” lanjut Detlef.

Jika ancaman asteroid raksasa itu menghantam Planet Bumi dengan kecepatan tinggi, itu akan langsung membunuh jutaan orang dan menghancurkan seluruh kota.

Untungnya, 2016 NF23 tidak bertabrakan dengan Bumi, karena batuan luar angkas yang lebih kecil yakni meteor Chelyabinsk pernah melanda Rusia pada tahun 2013,

dan menyebabkan 1.500 orang membutuhkan bantuan medis, dikutip dari mirror.co.uk Rabu (22/8/2018). (TribunWow.com/ Roifah Dzatu Azmah)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: TribunWow.com

Video Mesumnya Diputar di Kelas dan Tersebar, Siswi Berprestasi di Karawang Terpaksa Pindah Sekolah

Berita Populer