Kanal

Teh Tarik Belakang Padang Batam, Nendang Rasanya

teh tarik - TRIBUNBATAM

Selain itu, di pinggirnya juga berjejer ruko dengan bangunan yang terlihat lawas.

Sampai di ujung jembatan, Anda akan melihat sejumlah becak terparkir. Tidak jauh dari pelabuhan juga terlihat Polsek Belakang Padang.

Suasana berbeda dari Batam akan terlihat dari berjejernya ruko-ruko yang terlihat kuno, beraneka ragam kebutuhan terjual di sana.

Baca: WOW! Bintan Bakal Miliki Obyek Wisata Baru di Taman Kota Kijang

Baca: Jadi Daya Tarik Tersendiri, Produk kreatif Anambas Bisa Dongkrak Kunjungan Wisatawan

Nah, setelah sampa di Belakang Padang jangan sampai melewatkan ngopi di Kedai Kopi Ameng.

Karena di Pulau Penawar Rindu (sebutan pulau Belakang padang-red) kedai kopi ini sudah sangat terkenal.

Bahkan ada yang sengaja datang ke Belakang Padang hanya untuk sarapan di sana serta membawa kopi dari Belakang Padang.

Meski cukup terkenal, kedai kopi ini terbilang cukup sederhana, layaknya kedai kopi biasa, tetapi ukurannya cukup luas dan banyak etalase yang menjual berbagai macam makanan.

Ameng, pemilik kedai kopi tersebut mengatakan, ada sejumlah menu favorit di kedai kopi tersebut yakni prata, mie lendir, nasi kuning, teh tarik, kopi susu dan kopi O.

"Kedai kopi ini sudah ada sejak tahun 80-an. Kopinya berasal dari Tanjung Batu, makanannya tentu masih ciri khas makanan Melayu. Kalau harga terbilang cukup standar," ujarnya.

Saat Tribun berkunjung ke sana tak mau melewatkan untuk mencicipi teh tarik yang juga termasuk minuman andalan kedai kopi ini.

Teh tarik dengan buih di atasnya menjadi ciri khas, ditambah kekentalan yang pas dan rasa teh yang begitu terasa.

Setiap hari, Kedai kopi Ameng ini buka mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB. Menariknya, selain bisa ngopi, juga tersedia menu makanan berat dari olahan daging ayam, ikan, hingga sotongnya. (*)

Penulis: Andriani Mona
Editor: Agus Tri Harsanto

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Berita Populer