Kanal

Berlatih Hanya Pakai Jongkong saat Ambil Air, Pelajar SMPN 2 Siantan Selatan Juara Kano Anambas

Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar saat menyerahkan piala kepada pelajar SMPN 2 Mengkait Kecamatan Siantan Selatan pada lomba kano dalam memperingati HUT 17 Agustus kemarin - Istimewa

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-Lomba dalam memperingati Hari Ulang Tahun kemerdekaan Republik Indonesia di ‎Tarempa belum lama ini mungkin terasa biasa bagi masyarakat.

Namun tidak bagi SMPN 2 Mengkait di Kecamatan Siantan Selatan. Sejumlah pelajar yang berasal dari pulau ini, menyabet juara pada lomba kano yang dilaksanakan di depan RSUD Tarempa.

Sudiarto Sitinjak Kepala Sekolah SMPN 2 Mengkait mengatakan, prestasi yang ditorehkan ini merupakan kali kedua.

Sebelumnya, prestasi serupa berhasil diraih pada tahun 2017 pada lomba antar pelajar dalam rangka Hari olahraga.

Baca: Negara Ini Dulu Kaya Berkat Hasil Minyak Bumi, Kini di Ambang Kebangkrutan: Venezuela

Baca: Inilah 5 Fakta Kasus Pungli SIM yang Menjerat Kapolres Kediri, Segini Setoran Punglinya Per Minggu

"Ada beberapa pelajar yang menorehkan prestasi pada lomba kano 200 meter kemarin. Mereka di antaranya Sisilia Seli kelas IX juara I putri, juara II putri Natasya kelas VIII, juara II untuk laki-laki atas Robert kelas IX.

Juara harapan I Abdon Aldo.untuk tahun lalu, kami juga meraih juara I beregu yakni Adon Aldo dan Natasya. 200 meter. Tahun lalu juga 200 meter," ujarnya Jum'at (24/8/2018).

Ia mengatakan, tidak ada latihan yang khusus bagi anak-anak yang mengikuti lomba kano ini. ‎Mereka hanya rutin menggunakan jongkong, sebuah kapal kecil berbahan kayu yang biasa digunakan untuk mengambil air bersih.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar saat menyerahkan piala kepada pelajar SMPN 2 Mengkait Kecamatan Siantan Selatan pada lomba kano dalam memperingati HUT 17 Agustus kemarin (Istimewa)

Untuk mendapatkan air bersih di Mengkait, mereka memang harus mengambil air di Pulau Temiang yang ditempuh menggunakan pompong antara 30 hingga 40 menit lamanya.

"Karena melihat potensi yang ada, makanya coba saya bina. Teknik kano dengan jongkong pun berbeda dia. Kalau kano kan harus tegak posisi badannya. Itu makanya ‎pada saat mau pertandingan,

kami minta izin ke penatia untuk berlatih terlebih dahulu untuk penyesuaian. Karena memang yang susah itu untuk keseimbangan," ungkapnya seraya mengatakan kalau prestasi yang ditorehkan ini juga membawa nama Kecamatan Siantan Selatan.

Tidak hanya lomba kano, prestasi yang dihasilkan anak-anak SMPN 2 Mengkait ini juga ditorehkan pada O2SN tingkat kabupaten. Tidak tanggung-tanggung, prestasi ini mereka terus pertahankan sejak ‎tahun 2012 kemarin sampai saat ini.

Ia berharap, dukungan dari semua pihalk agar prestasi anak-anak di pulau ini dapat terus dipertahankan termasuk dapat membawa nama Anambas ke tingkat provinsi bahkan nasional.

"Saya sebelumnya juga menyarankan agar tiap sekolah ada ekstrakurikuler kano ini. Tinggal pemerintah menyediakan sarana dan prasarananya," ungkapnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah

Viral Curhatan Penumpang Lion Air yang Tak Dapat Tempat Duduk: 'Suruh Nyari Sendiri Emang Kopaja'

Berita Populer