Kanal

Ditjen Pajak Lebih Selektif Periksa Wajib Pajak. Ini Aturan Mainnya

Ilustrasi - via intisarionline

TRIBUNBATAM.id - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak kini lebih selektif dalam menentukan WP untuk diperiksa.

Sebab, Ditjen Pajak kini mengklasifikasikan WP mana saja yang betul-betul layak diperiksa.

Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan mengatakan, dalam melakukan pemeriksaan, Ditjen Pajak akan melakukan pemilihan atau seleksi terlebih dulu.

Hal ini sudah diatur dalam Surat Edaran yang telah diterbitkan oleh Ditjen Pajak beberapa waktu lalu.

“Kami atur saja mekanismenya lebih terkoordinasi. Ada komitenya,” kata Robert di Tangerang, Senin (23/8)

Ia mengatakan, kriteria pemeriksaan bisa bergerak terus, tetapi standarnya sama di setiap Kanwil dan KPP di seluruh Indonesia.

“Kami lebih tersentralisasi. Ada komite yang menyeleksi memastikan kualitasnya sama, standar,” ucapnya.

Sekarang ini, penerbitan surat pemeriksaan tidak bisa kapan saja seperti dulu. Sebab, kini penerbitannya dipilih-pilih.

Baca: Target Naik, Ditjen Pajak Pakai Jurus ini Untuk Penerimaan Pajak Tahun Depan

Baca: TERUNGKAP - Ini Cara Akali Bea Masuk Pajak Impor

“Penerbitannya sekarang lebih sequential. Tadinya kan pemilihan di masing-masing KPP dan Kanwil, dan bisa terbit kapanpun khususnya untuk pemeriksaan khusus all taxes,” jelasnya.

Soal kriteria, kata Robert, pihaknya memiliki tolok ukur dari compliance risk management (CRM) yang dapat memetakan karakteristik WP. Misalnya, WP patuh, belum patuh sepenuhnya, dan WP yang sepenuhnya tidak patuh.

Halaman
12
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Kontan

Terekam Kamera Sosok Pria yang Diduga Selingkuhan Angel Lelga, Digerebek Vicky Berduaan di Kamar

Berita Populer