Kanal

Krisis Politik, Turnbull Dipaksa Mundur! Australia Pilih Perdana Menteri Baru Hari Ini

PM Australia Malcolm Turnbull - YE AUNG THU/AFP

TRIBUNBATAM.ID,CANBERRA-Masa depan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull sebagai pemimpin akan ditentukan dalam beberapa jam.

Dalam kicauan di Twitter, Jumat (24/8/2018), Turnbull menyajikan angka yang diperlukan untuk digelarnya pemungutan suara untuk menentukan pemimpin partai berkuasa di Australia, Partai Liberal. Dia mengaku telah menerima petisi yang menunjukkan dirinya kehilangan dukungan mayoritas.

Baca: Negara Ini Dulu Kaya Berkat Hasil Minyak Bumi, Kini di Ambang Kebangkrutan: Venezuela

Baca: Nikita Mirzani Ungkap Gaya Hidup Richard Muljadi Cucu Konglomerat. Inilah Alasannya

Baca: Inilah 5 Fakta Kasus Pungli SIM yang Menjerat Kapolres Kediri, Segini Setoran Punglinya Per Minggu

Baca: Endapkan Dana di Bank, Pemerintah Bakal Ubah Dana Transfer ke Pemda Jadi Non Tunai

"Saya baru saja menerima permintaan untuk rapat Parlemen Partai Liberal. Ada 43 tanda tangan (yang mendukung rapat partai)," kicaunya. "Segera setelah diverifikasi, seharusnya tidak butuh waktu lama, pertemuan akan digelar," imbuhnya.

Langkah untuk menggulingkan Turnbull dipicu oleh rencananya pada Senin lalu untuk menerapkan target emisi karbon dalam peraturan perundang-undangan.

Penantang Turnbull, Peter Dutton, secara pribadi telah mengirimkan petisi dengan 43 tanda tangan kepadanya untuk memaksa pertemuan partai.

PM Australia Malcolm Turnbull (YE AUNG THU/AFP)

Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop dan Menteri Keuangan Senior Scott Morrison akan bertarung dengan Dutton untuk mendapatkan dukungan menjadi PM Australia.

Sementara Turnbull tidak akan ikut lagi dalam kontes pemilihan dan akan meninggalkan parlemen. Sebelumnya, dia menuduh Dutton dan pendukungnya melakukan intimidasi dan bullying terhadap dirinya.

AFP mewartakan, meski Dutton mendapat angka dukungan, namun tidak ada jaminan bagi dia untuk mengambil posisi teratas mengingat Bishop dan Morrison merupakan sekutu Turnbull.

Perselisihan ini merupakan babak terakhir dalam satu dekade pergolakan politik Australia, dengan tidak ada pemimpin yang berhasil menjalani jabatan penuh sejak mantan Perdana Menteri John Howard kalah dalam pemilu 2007.

Jika perdana menteri baru terpilih pada Jumat (24/8/2017), maka dia akan menjadi ke-7 dalam 11 tahun. Apabila Dutton berhasil mendapat kursi kepemimpinan, dia berjanji akan memangkas migran yang masuk untuk melawan tekanan populasi. (*)

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judulĀ Turnbull Dipaksa Mundur, Australia Pilih Perdana Menteri Baru Hari Ini

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer