Kanal

Sudah Mau Bicara, Satu Kata Ini yang Diucapkan Balita yang Dikurung Pamannya di Gudang

Kapolsek Batuaji menggendong Rahman, balita yang dikurung pamannya dalam gudang di Tanjunguncang - TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN

TRIBUNBATAM,id.BATAM - Rahman balita berusia 4 tahun 5 bulan yang dikurung pamannya di sebuah gudang di Perumahan Central Park Residence Tanjunguncang sudah mulai bicara.

Namun, anak tersebut hanya bisa bilang bapa.

Sementara Akbar yang berusia 3 tahun hingga kini masih menjalani pengobatan di Rumah Sakit Umum Embung Fatimah (RSUD EF).

Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe, saat mengunjungi anak yang diasuh sementara oleh warga Pluto mengatakan, Rahman sudah bisa bilang Bapa.

"Tadi saya sudah ketemu anak paling besar, saya sempat gendong, dia langsung bilang bapa," kata Syafruddin, Sabtu (25/8/2018).

Kapolsek juga mengatakan, saat dirinya mengunjungi anak tersebut wajahnya sudah sedikit ceria.

Sementara untuk Akbar adek dari Rahman, saat ini masih berada di rumah sakit menjalani perawatan karena mengalami sakit.

Baca: Lebih Dua Tahun Dua Balita Dikurung sang Paman, Ini Pengakuan Tetangga Suryanto

Baca: Dahi dan Punggung Luka, Begini Kondisi Dua Balita yang Ditelantarkan sang Paman

Baca: Ditemukan dalam Gudang, Begini Awal Mula Terungkapnya Dua Balita Terlantar di Tanjunguncang

Dua balita yakni Rahman yang berusia 4 tahun 5 bulan dan Akbar yang berusia 3 tahun tersebut ditemukan di rumah Suryanto di Perumahan Central Park Residence Tanjunguncang.

Saat ditemukan dalam gudang ketika warga menggrebek rumah Suryanto di blok M 1, kedua anak tersebut kondisinya terlihat tak terurus.

"Di dahinya ada bekas pemukulan dan di punggung ada luka memar," kata Junaidi, Ketua RT 10 Perumahan Central Park Residence.

Kedua anak tersebut kemudian dibawa ke rumah perangkat RT dan diberikan makan serta bajunya juga diganti.

Saat diberikan makan, kedua anak tersebut terlihat sangat lahap.

"Kemungkinan mereka tidak diberikan makan seharian," kata Junaidi.

Setelah mengamankan kedua anak tersebut dan mengeluarkkan dari rumah pamannya,  warga kemudian membuat lapotan ke Polsek Batuaji sekitar pukul 23.00 WIB.

"Hari ini kami ke Polsek untuk memenuhi panggilan Polisi pemeriksaan lanjutan," kata Junaidi. (*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Berita Populer