Kanal

Rafiq Lepas 28 Orang ke BPPLK Serang. Berharap Semua Dapat Kerja

Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Serang, Provinsi Banten - TRIBUNBATAM/ISTIMEWA

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN-Bupati Karimun, Aunur Rafiq melepas secara resmi sebanyak 28 warga untuk berangkat ke Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Serang, Provinsi Banten, Minggu (26/8/2018).

Puluhan orang yang berangkat tersebut akan menjalani pelatihan jurusan listrik dan las selama dua bulan. Diharapkan dengan mengikuti pelatihan mereka dapat memiliki skill yang bisa dimanfaatkan dalam dunia kerja.

Antusias warga yang ingin menjadi peserta cukup banyak. Awalnya sebanyak 141 orang mendaftar untuk mengikuti pelatihan. Dari hasil seleksi administrasi didapatkan sebanyak 135 orang yang lulus. Akan tetapi lantaran kouta terbatas akhirnya hanya 28 warga saja yang berangkat.

Baca: MOTOGP INGGRIS. Race Direction Umumkan Tunggu Hujan Reda Hingga Jam 22.00 WIB

Baca: Neno Warisman Dihadang, Fadli Zon Bikinkan Puisi Lagu Cinta

Baca: Jembatan Kayu untuk Suku Laut Mustahil Cepat Dibangun. Ini Penjelasan Bina Marga PUPR Bintan

Nantinya setelah pelatihan selesai pelatihan di BBPLK, para peserta akan kembali menjalani tes untuk mendapatkan sertifikasi dari Kemenaker dan Transmigrasi.

"Jadi saya minta ini bukan keterpaksaan tapi harus serius menjalani pelatihan," kata Rafiq.

Bukan hanya sebatas menjalani pelatihan, namun Rafi juga berpesan agar warga Karimun yang berangkat harus bisa menjalin informasi dan membangun akses komunikasi di perusahaan-perusahan.

"Walaupun mendapatkan pekerjaan di luar daerah kita tidak apa-apa," pesannya.

Kepada Dinas Tenaga Kerja Karimun, Rafiq juga menegaskan jangan hanya sebatas mengirim warga untuk pelatihan. Akan tetapi juga dapat membantu lapangan pekerjaan bagi mereka.

"Jadi jangan hanya sebatas mengirim peserta saja tapi juga harus mampu memberikan lapangan kerja," kata Rafiq kepada Kadisnaker dan Perindustrian, Karimun Hazmi Yuliansyah.

Rencananya pada September, Rafiq akan melakukan kunjungan ke BBPLK Serang guna meningkatkan hubungan kerjasama. Disamping itu ia juga akan mempertanyakan akses penyaluran tenaga kerja yang telah lulus dalam pelatihan tersebut.

"Untuk ini BBPLK harus punya akses juga. Jangan sampai setelah pelatihan peserta pulang membawa sertifikat saja tapi tidak ada lapangan pekerjaan," katanya. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Zabur Anjasfianto

Viral Wanita Terobos Rombongan Presiden Jokowi dan Acungkan Jari Tengah, Tabrak Polisi yang Mengawal

Berita Populer