Kanal

BP Batam Promosikan Penyimpanan Data Center Sampai ke Bali

Plh Kepala PDSI BP Batam, Silvia Malahulu saat memberikan konferensi pers terkait rencana promosi data center BP Batam ke Bali, Senin (27/8/2018) di Media Center BP Batam. - TRIBUNBATAM/DEWI HARYATI

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Sedikitnya sudah 20 tenant dari instansi pemerintah dan universitas di Indonesia, mempercayakan penyimpanan datanya di Pusat Data dan Sistem Infomasi (PDSI) BP Batam.

Dalam rangka memperluas jaringan kerjasama dengan berbagai pihak itu, BP Batam akan kembali melakukan promosi ke Bali, Kamis (30/8/2018). Kegiatan akan disatukan dengan gelaran bisnis gathering.

Pelaksana Harian Kepala PDSI BP Batam, Silvia Malahulu mengatakan, pelaksanaan bisnis gathering ini sudah masuk tahun ketiga. Setelah pada 2016 lalu digelar di Batam, kemudian pada 2017 pindah ke Jakarta, dan 2018 ini digelar di Bali.

"Kegiatan ini kami manfaatkan untuk promosi. Kalau BP Batam punya data center, dan data center ini bukan hanya untuk internal BP Batam saja, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk eksternal," kata Silvia, Senin (27/8/2018) di Media Center BP Batam.

Baca: Pemberian Vaksin MR di Anambas Kembali Dilanjutkan. Persetujuan Orangtua Jadi Acuan

Baca: Tingkatkan SDM Generasi Muda, Danlanal Batam Lepas Peserta Pelayaran Lintas Nusantara

Baca: Tapping Box Tak Maksimal Genjot PAD, Dewan Usulkan Gunakan Sistem Online

Mengapa diselenggarakan di Bali? Silvia mengatakan, tahun ini pihaknya fokus untuk memperkenalkan data center yang dimiliki BP Batam ke wilayah tengah dan timur Indonesia. Sasarannya daerah-daerah seperti Kalimantan, Sulawesi dan lainnya.

Dikatakan, saat ini data center bisa dibilang sudah menjadi kebutuhan yang mendasar, bagi lingkungan instansi pemerintah khususnya. Itu untuk pelayanan yang efektif, efisien, dan transparan.

Tak kalah penting untuk melindungi data-data penting dari ancaman gangguan keamanan, hilangnya data atau lainnya. PDSI BP Batam sendiri, saat ini sudah ditunjuk sebagai bagian dari aset pemerintah untuk penyimpanan data. Selain itu, dari sisi pelayanan maupun pengamanannya, juga sudah mendapat sertifikasi resmi dari lembaga yang berwenang.

"PDSI kita punya banyak kelebihan. Kita sudah menerapkan fullbase IT. Dari sisi letak geografis, Batam posisinya aman, tidak mudah terkena risiko gempa. Dari sisi infrastruktur, kita juga memungkinkan untuk itu. Karena kita punya fasilitas IT, semua provider ada di sini, dari fasilitas listrik juga termasuk," ujarnya berpromosi.

Dengan kelebihan-kelebihan yang dimiliki PDSI BP Batam ini, merekapun percaya diri untuk mempromosikan data center yang dimiliki PDSI BP Batam ke daerah lain.

"Tahun lalu, saat kunjungan Presiden RI ke Singapura, disampaikan harapan Batam jadi digital bridge-nya Indonesia. Sehingga apapun penyelenggaraan IT, diharapkan Batam jadi bagian di dalamnya. Ini salah satu upaya yang kita lakukan terkait itu," kata Silvia. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto

Haringga Sirla Tewas Dikeroyok, Bermula dari KTP Korban Dirazia Sejumlah Suporter Persib Bandung

Berita Populer