Kanal

OJK Cabut Izin 5 Multifinance. Ini Dia Daftarnya

Ilustrasi - KOMPAS.COM

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai bersikap tegas terhadap lembaga pembiayaan yang tidak patuh dengan aturan.

Berdasarkan data OJK, dari Januari hingga Agustus 2018, sudah ada lima multifinance yang dicabut izin usahanya serta enam multifinance diganjar pembekuan izin.

Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non Bank II OJK Bambang W Budiawan mengatakan, sebagian besar pembekuan dan pencabutan izin dilakukan karena multifinance itu menjalankan proses bisnis dan target bisnis yang tidak tepat, sehingga rasio pembiayaan menyebabkan rasio kredit macet yang tinggi.

Dari beberapa perusahaan itu juga ada yang dinilai mempunyai tata kelola dan manajemen risiko yang buruk.

Bambang menegaskan, penyebab kondisi tersebut adalah rasio keuangan yang tidak terpenuhi, melanggar ketentuan OJK, dan kondisi perusahaan yang cepat memburuk.

Baca: Viral Pesan Berantai Pemberian Uang Rp 21 Juta Bagi Karyawan, Begini Penjelasan BPJS

Baca: Hoaks Pesan Berantai Pekerja Bisa Tarik Rp 21 Juta dari BPJS. Awas! Data Anda Tersedot

Baca: Viral di Medsos! Atlet Asal Tiongkok Tertangkap Kamera Minum Santan di Asian Games 2018

Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno menyebutkan, tindakan OJK membersihkan perusahaan multifinance yang bermasalah merupakan sebuah keharusan.

Kehadiran perusahaan multifinance yang bermasalah dinilai berdampak kepada kepercayaan perbankan untuk memberikan pendanaan.

Maklumlah, mayoritas pendanaan masih mengandalkan dari bank. Kata Suwandi, sejak 1,5 tahun ini, multifinance merasa kesulitan mendapatkan pendanaan.

Sementara itu, pembekuan dan pencabutan izin ini tidak mempengaruhi penyaluran pembiayaan dan jumlah aset industri multifinance.

Terlebih, menurut dia, perusahaan dicabut tidak mempunyai modal usaha yang mencukupi, kegiatan usaha yang sudah nonaktif dan jumlah pengurusnya sedikit.

Lima multifinance yang dicabut izinnya tersebut antara lain, PT Garishindo Buana Finance Indonesia, PT Prioritas Raditya Multifinance, PT Surya Nordfinans, PT Arthabuana Margausaha Finance serta PT Patra Multifinance. (*)  

(KONTAN)

*Artikel ini juga tayang di Kontan.co.id dengan judul : Bersih-bersih, OJK cabut izin usaha lima multifinance

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kontan

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer