Kanal

Angin Puting Beliung Terjang Bintan Pesisir, Begini Kepedihan Warga Desa Kelong

Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam menengadah ke atap rumah warga yang diterjang puting beliung, Rabu (29/8/2018) - tribunbatam/aminnudin

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN-Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam terperangah saat melihat atap rumah milik seorang warga di Desa Kelong yang rusak diterjang angin puting buliung.

Beberapa atap rumah tampak porak poranda, sebagiannya menganga berlubang di sana sini.

Angin puting beliung yang menerjang daerah Kelong di Bintan Pesisir menyebabkan kerusakan material dengan tingkat bervariasi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Baca: Kematian Pengusaha Tenda Hebohkan Tanjungpinang, Rasyid Masih Kerabat Sekda Tanjungpinang

Baca: Bahan Mudah Dicari, Beginilah Cara Bikin 3 Ramuan Alami Penghilang Sakit Asam Urat

Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam menengadah ke atap rumah warga yang diterjang puting beliung, Rabu (29/8/2018) (tribunbatam/aminnudin)

Baca: Angin Puting Beliung Warga Bintan Pesisir Mengungsi, Polsek Bintan Timur: Tak Ada Korban Jiwa

Baca: Perahu Hampir Karam, Beginilah Kesaksian Pria Selama 76 Hari Terkatung-katung di Lautan Sendirian

"Begini kondisinya pak, tiba tiba ada angin kuat datang, dan atap kita rusak," ujar warga yang rumahnya disambangi Dalmasri.

Puting beliung tidak saja menimpa di Desa Kelong. Desa Air Glubi yang juga masih dalam kecamatan sama dengan Desa Kelong pun terdampak.

Data dihimpun Pemkab Bintan di Air Glubi, ada 5 unit rumah rusak namun dengan skala ringan.

"Kita sudah tinjau lokasi dan kondisi warga kita yang terkena musibah. Kita minta semua yang terdampak di data, berapa yang rusak, himpun dengan lengkap. Tentu akan kita tindak lanjuti segera," kata Dalmasri.

Pihak kepolisian dan pemda Bintan menyambangi rumah warga di Desa Kelong, Bintan Pesisir yang terdampak angin puting beliung, Rabu (29/8/2018) (tribunbatam/aminnudin)

Jumat pekan lalu, angin kencang melanda wilayah Tanjunguban. Beberapa bangunan atap rumah warga dan kantor kelurahan rusak diterjang angin kencang.

Dalmasri belum lama meninjau lokasi terkenda dampak di Tanjunguban. Dengan kejadian yang ini terjadi di Bintan Pesisir, ia menghimbau agar masyarakat Bintan waspada. Cuaca belakangan ini tidak menentu.

Masyarakat yang bekerja sebagai nelayan juga diminta berhati hati.

"Kita meminta masyarakat untuk lebih waspada khususnya kepada nelayan yang melaut karena cuaca yang sedang tidak bersahabat," ujar Dalmasri.

Dari serangkaian tinjauannya di Bintan Pesisir, didapati puluhan rumah baik yang mengalami rusak ringan maupun rusak berat.

Di Desa Kelong ada sekitar 3 rumah mengalami rusak berat dan 5 rumah yang mengalami rusak ringan. Sementara di Desa Air Glubi ada sekitar 5 rumah yang rusak ringan. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah

8 Pengakuan Tersangka Pembunuhan di Bekasi: Sakit Hati Dibangunkan saat Tidur Pakai Kaki

Berita Populer