Kanal

Hamili Pacar dan Menikahinya, Pria Ini Hadapi Vonis Kasus Pencabulan dengan Pelapor sang Mertua

Ilustrasi - FREEPIK.COM

TRIBUNBATAM.Id. TANJUNGPINANG - HK (26), seorang terdakwa pencabulan di Tanjungpinang dijatuhi vonisĀ 5 tahun penjara oleh majelis hakim PN Tanjungpinang yang diketuai Guntur Kurniawan, Selasa (28/8/2018) serta denda 200 juta subsider pengganti kurungan 2 bulan penjara.

Dalam kasus pencabulan yakni undang-undang perlindungan anak dikenakan hukuman pidana paling ringan 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

"Secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melanggar undang-undang perlindungan anak. Terdakwa dikenakan pidana penjara selama 5 tahun penjara," kata Guntur Kurniawan membacakan putusan.

Menanggapi putusan tersebut, Bachtiar Batubara selaku kuasa hukum terdakwa mengaku keberatan atas putusan tersebut.

"Ini kan sudah diselesaikan baik- baik secara keluarga dan mereka berdua sudah menikah di KUA (kantor urusan agama) dan sudah resmi menjadi suami istri. Kita lampirkan juga dalam persidangan. Meskinya hakim dapat melihat lebih jauh kepentingan masa depan keduanya," katanya ditemui di PN Tanjungpinang, Rabu (29/8/2018).

Baca: KPK Tangkap Eks Hakim PN Batam Terkait Suap Peradilan di Medan

Baca: Tak Ada Lowongan, Ratusan Orang Tetap Datangi PT. Pencaker : Sekarang Cari Kerja Ampun Dah

Baca: AWAS! Pelaku Congkel Jok Motor Berkeliaran di Sagulung, Ini Pesan Kapolsek

Ia menceritakan bahwa keduanya sudah saling suka dan berpacaran 1 tahun lamanya.

Awalnya keluarga tak setuju keberatan dan membawa ke ranah hukum.

Namun seiring perjalanan penyidikan di Kepolisian, masing-masing keluarga berdamai sepakat untuk menikahkan keduanya.

"Saat nikah tersebut, kasus dalam proses penyidikan belum tahap dua. Hakim harusnya melihat masa depan keduanya. Lelakinya ini juga punya pekerjaan yang jelas di salah satu hotel. Yang jelas dia ada gaji juga," katanya.

Saat berhubungan intim, korban hamil. Terdakwa saat itu bertanggungjawab atas perbuatan yang dilakukan.

Tak berhenti di situ saja, dua minggu lalu anak tersebut atau korban pencabulan melahirkan buah hati cinta dengan terdakwa.

Permasalahan ini jelas hakim meskinya melihat dari sudut pandang kehidupan yang lebih baik khususnya kepada korban dan anaknya.

"Ya meskinya bisa diputus hukuman percobaan saja," katanya lagi.

Mendengar putusan tersebut dua belah pihak baik Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan terdakwa menyatakan masih pikir-pikir.

Karena sebelumnya jaksa juga menuntut 7 tahun penjara. Vonis Hukuman ini jauh lebih ringan dua tahun dari kemauan Jaksa yang menuntut lebih tinggi. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Tri Indaryani

Video detik-detik Vicky Prasetyo Gerebek Angel Lelga sedang Selingkuh di Kamar Pukul 2 Dinihari

Berita Populer