Kanal

Indonesia Rawan Terpecah-belah, Gatot Nurmantyo: Peristiwa Syria Bisa Terjadi

Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo saat berkunjung ke kantor Redaksi Kompas.com, Menara Kompas, Jakarta, Senin (23/4/2018). - KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES

TRIBUNBATAM.id - Gatot Nurmantyo khawatir atas kondisi masyarakat Indonesia yang menurutnya mulai terkotak-kotak.

Mantan Panglima TNI itu menilai jika rakyat Indonesia telah terbelah sejak 20 Mei 2014.

Dan kondisi tersebut belum pulih sampai saat ini, menurutnya.

Gatot mengibaratkan, kondisi masyarakat Indonesia ibarat 'lampu kuning'.

Lebih lanjut, Gatot khawatir jika peristiwa di Syiria bisa terjadi di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Gatot melalui kicauan Twitternya, Rabu (29/8/2018).

Berikut ini kicauan lengkap Gatot Nurmantyo.

"Saat ini yg lebih mnjadi kekhawatiran saya, rakyat ini trbelah sejak 20 mei 2014 hingga saat ini. Saat ini rakyat sedang terkotak-kotak. Ini adalah lampu kuning dan sudah mulai ada menggunakan rakyat mengadu dgn rakyat. Saya khawatir peristiwa di Syria bisa trjadi di negara kita," kicau Gatot.

Selain menyampaikan sejumlah pandangannya melalui kicauan, Gatot juga melampirkan video yang memperlihatkan penampilannya saat on air di 'Kabar Petang' TV One.

Kurang lebih sama apa yang disampaikan oleh Gatot dalam kicauan dan video singkat yang diunggahnya.

Halaman
12
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: TribunWow.com

Ditemukan Tewas di Sawah, Mahasiswi Aceh Ternyata Dibunuh Pacar karena Alasan Ini

Berita Populer