Kanal

Dulu Hanya Pelita, Sekarang Listrik Menyala Siang, Malam

Maslina sedang berada di kedai makan miliknya di desa Temburun. - TRIBUNBATAM/THOM LIMAHEKIN

"Waktu menyala pun terbatas, dari pukul 17.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB. Belum lagi kalau mesinnya rusak; kami tetap pakai pelita," ungkap wanita yang tinggal di RT 003 itu.

Layanan listrik PLN masuk desa ini mendorong mayoritas warga membuat dua meteran listrik di rumahnya. Satu meteran listrik memiliki bersumber dari listrik PLN dan satu meteran lagi bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro.

Hasmadi, Kepala Desa Temburun sudah pernah meminta petugas instalasi untuk memasang perangkat lama. Sebelumnya perangkat ini digunakan untuk jaringan listrik yang bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro.

Namun, petugas instalasi tidak berani mengambil risiko. Mereka justru menganjurkan pemilik rumah agar menggunakan perangkat baru untuk pemasangan instalasi listrik yang bersumber dari PLN.

"Biarpun begitu, kami tetap bersyukur. Listrik dari PLN bisa masuk ke desa kami, baru sekitar dua puluh hari terakhir," aku Hasmadi.

Kendatipun listrik baru masuk desa selama beberapa hari terakhir, namun tiang-tiang listrik sudah terpancang sejak pertengahan tahun lalu. Pemasangan jaringan ke rumah-rumah pun dilakukan secara bertahap untuk 130 kepala keluarga di desa itu.

Hasmadi memahami kondisi ini sebagai bagian dari sosialisasi PLN kepada masyarakat sejak jauh-jauh sebelum listrik masuk desa. Satu bentuk sosialisasinya adalah pemadaman listrik pada hari-hari tertentu pada saat warga menikmati listrik dari PLN.

"Warga harus merasakan juga pemadaman listrik bergilir. Ini merupakan suatu bentuk sosialisasi ketika ada proses perbaikan listrik," jelas Kepala Desa Temburun itu.

Temburun terletak di Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas. Desa ini berada dalam satu daratan dengan pulau Siantan, satu dari sekian pulau terluar yang langsung berbatasan dengan negara lain.

Di utara ada Filipina dan laut cina selatan. Di barat ada Singapura dan Malaysia. Sedangkan di timur ada Brunei Darusalam dan sebagian Malaysia.

Halaman
1234
Penulis: Thom Limahekin
Editor: Zabur Anjasfianto

Jelang Pernikahan Mantan, Pria di Kalimantan Tengah Mengamuk Bunuh Bibi dan Ibu Kandungnya

Berita Populer