Kanal

Siswa ke Sekolah Naik Pompong Tanpa Jaket Pengaman.Ini Tindakan Kadishub Anambas

Ilustrasi, semua penumpang yang menggunakan jasa transportasi laut wajib menggunakan life jacket selama musim angin utara yang berimbas pada besarnya gelombang laut - TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Keselamatan di laut kembali menjadi sorotan. Itu setelah anak sekolah yang biasa berangkat dan pulang menggunakan kapal kayu, cenderung mengabaikan jaket keselamatan.

Andi Agrial Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas pun menilai, penggunakan jaket keselamatan selama pelayaran ini menjadi poin penting.

Baca: Angin Kuat, Dishub Minta Transportasi Laut di Batam Bekali Penumpang dengan Life Jacket

Baca: WADUH! Sudah Banyak Imbauan, Ternyata Masih Ada Boat Pancung yang Tak Dilengkapi Life Jacket

Baca: Kapolsek Minta Penambang dan Penumpang Pompong Gunakan Life Jacket Saat Berlayar

Pihaknya pun bakal mengingatkan kembali agar pemilik kapal yang mengangkut anak sekolah dan tenaga pengajar untuk bisa menggunakan jaket pengaman itu.

"Akan kami ingatkan kembali. Memang untuk di Tarempa kalau kami lihat, sudah lengkap dan melengkapi kapalnya dengan jaket keselamatan itu," ujarnya Jumat (31/8/2018).

Ia menjelaskan, upaya untuk menghadirkan jaket keselamatan pun, coba dilakukan pada tahun depan. Langkah ini menurutnya penting agar ketersediaan jaket keselamatan memang benar-benar ada di kapal pompong, khususnya yang mengangkut pelajar dan tenaga pengajar itu.

Saat ini, terdapat dua puluh dua kapal pompong yang digunakan untuk mengangkut anak sekolah untuk mendukung proses belajar mengajar.

"Artinya tidak hanya yang di sekitar Pulau Siantan saja. Namun, yang berada di pulau-pulau lain pun juga memerlukan jaket keselamatan ini saat kapal berlayar dan mengangkut mereka," ungkapnya.

Ia mengatakan, angkutan sekolah khususnya untuk armada di laut ini sebelumnya berada pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Anambas. Namun dalam perkembangannya kewenangan tersebut kini dipegang oleh Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas.

"Pertemuan mengenai perpindahan kewenangan ini pun, sebelumnya juga dilakukan di ruang rapat Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas," bebernya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Ucu Rahman

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer