Kanal

Idrus Marham Ditahan, Ini Permintaan KPK Agar Kasus Cepat Kelar

Idrus Marham mengenakan baju tahanan KPK, setelah diperiksa, Jumat (31/8/2018). - Tribunnews.com/Theresia felisiani

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata berharap, mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham, kooperatif dan terbuka dalam proses hukum yang dihadapinya.

Menurut Marwata, keterbukaan Idrus akan mempermudah penyidikan.

“Saya pikir lebih baik yang bersangkutan terbuka, kooperatif mengungkapkan kalau memang ada pihak-pihak lain yang ikut terlibat,” kata Marwata, di Pulau Ayer, Kepulauan Seribu, Jumat (31/8/2018).

“Bagus untuk yang bersangkutan kalau dia bisa membuka, sehingga perkara bisa menjadi lebih terang kita bisa mengungkap kasus ini dengan lebih menyeluruh,” lanjut dia.

Mantan Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham ditahan seusai diperiksa di Gedung KPK Jakarta, Jumat (31/8/2018).

Baca: BREAKING NEWS: Idrus Marham Ditahan KPK di Jumat Keramat

Baca: Musisi Ahmad Dhani Dilaporkan Polisi Karena Ucapkan Kata Ini saat Nge-Vlog

Baca: Kekuatan Militer Rusia-China Bersatu, AS dan NATO Langsung Waspada. Roh Perang Dingin Bangkit?

Penahanan yang dilakukan KPK terhadap Idrus pada Jumat malam untuk mempercepat proses penyidikan.

"Itu kewenangan penyidik, mungkin penyidik menilai bahwa alat bukti cukup dan mungkin penyidik mau mempercepat proses segera selesai," ujar Marwata.

Idrus ditahan untuk 20 hari ke depan di Rumah Tahanan (rutan) KPK. Dalam kasus yang menjeratnya, Idrus berstatus tersangka dugaan korupsi kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1.

Mantan Menteri Sosial itu diduga berperan dalam pemberian uang suap terhadap Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih.

Menurut KPK, Idrus berperan mendorong agar Eni menerima uang Rp 4 miliar pada November dan Desember 2017, serta Rp 2,2 miliar pada Maret dan Juni 2018.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com

Beredar Isi Percakapan Asusila Kepsek SMAN 7 Mataram yang Menyeret Baiq Nuril

Berita Populer