Kanal

Sering Terjadi Pemadaman Listrik, Warga Kundur Cemaskan Barang Elektronik

Ilustrasi jaringan listrik - Istimewa

TRIBUNBATAM.ID, KARIMUN-Masyarakat Pulau Kundur resah karena seringnya terjadi pemadaman listrik.

Bahkan pemadaman listrik hampir terjadi setiap hari di pulau yang memiliki wilayah terluas di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri tersebut.

Dwi, seorang warga Kelurahan Tanjung Nerlian, Kecamatan Kundur Utara, mengatakan waktu dan masa padamnya listrik tidak menentu.

"Yang pasti tiap hari ada. Kadang sebentar kadang lama. Kadang ada mati sekejap, lalu hidup lagi, lalu mati lagi kayak tadi," katanya, Minggu (29/2018).

Baca: Jangan Sekalipun Starter Mobil Dalam Keadaan AC Menyala, Begini Risikonya

Baca: Jack Ma di Indonesia, Inilah Pesan Inspiratif Sang Manusia Rp570 Triliun untuk Anaknya

Baca: Jefferson Edri, Sosok di Balik Logo dan Maskot Asian Games 2018, Terinspirasi Filosofi Bung Karno

Hal senada juga disampaikan eorang warga Tanjung Berlian lainnya, Ham. Ia menyayangkam kondisi tersebut. Menurutnya, jika terus terjadi maka dapat merusak peralatan elektronik.

"Lama-lama barang-barang bisa rusak. Bayar listrik juga jadi mahal," ungkapnya.

Terpisah, Manager PLN Rayon Tanjungbatu, Dedi Wirza yang dikonfirmasi melalui ponselnya terkait hal ini mengatakan terkadang memang ada pemadaman. Namun Ia membantah adanya pemadam setiap hari.

"Tidak ada pemadaman bergilir. Kita surplus," katanya.

Pemadaman yang terjadi, dijelaskan Dedi hanya dikarenakan faktor cuaca ataupun terputusnya jaringan karena tertimpa pohon.

"Di kita hanya karena cuaca dan pohon. Seperti tadi siang mati karena di arah Perayun karena jaringan terkena pohon," jelasnya.

Menurutnya jaringan listrik di daerah Pulau Kundur masih banyak yang melewati pohon-pohon tinggi. Keadaan ini terkadang sulit diatasi karena masyarakat tidak mau merelakan pohon milik mereka ditebang.

"Kalau seperti di Pulau Karimun enak, karena jaringan banyak yang melewati ruko-ruko. Kalau di kita ini masih banyak yang di dekat pohon. Kita juga tidak memiliki anggaran mengganti pohon milik warga," papar Dedi.

Dalam mengatasi permasalahan jaringan, PLN Rayon Tanjung Batu telah mengganti kabel listrik sepanjang 5,2 kilometer yang tersebar di titik-titik rawan di Pulau Kundur.

Selain itu PLN Rayon Tanjung Batu juga berkoordinasi dengan kecamatan-kecamatan di Pulau Kundur mengenai pohon-pohon milik warga yang dapat mengganggu jaringan listrik.

"Kita sudah koordinasi dengan camat-camat untuk itu," ujarnya. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Agoes Sumarwah

Hanyut di Laut sampai ke Jepang selama 49 Hari, Begini Cara Aldi Novel Adilang Bertahan Hidup

Berita Populer