Kanal

Jadi Pesaing Tuan Rumah Olimpiade 2032, Media India Minta Negaranya Belajar pada Indonesia

Kembang api dinyalakan saat Closing Ceremony Asian Games ke 18 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (2/9/2018). Asian Games ke-18 resmi ditutup dan China yan akan menjadi tuan rumah di Asian Games ke-19 tahun 2022. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN - TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

TRIBUNBATAM.id, NEW DELHI - Indonesia sukses menyelenggarakan Asian Games 2018 dan hal itu juga diakui oleh pimpinan Organisasi Olimpic Asia serta Internasional Olimpic.

Saat bertemua dengan Presiden OCA Sheikh Ahmad Al-Fahad Al-Sabah serta Presiden IOC Thomas Bach di Jakarta, Presiden Joko Widodo mengungkapkan keinginan untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.

Masuknya Indonesia sebagai kandidat Olimpiade 2032 akan membuat persaingan semakin ketat karena saat ini, ada tiga negara yang sudah mengajukan penawaran.

Negara tersebut adalah Australia, China dan India, yang sudah mengajukan penawaran. 

Australia pernah menjadi tuan rumah tahun 2000 sementara China juga sudah pernah menjadi Olimpiade 2008.

Bedanya, China kali ini menawarkan tempat di Shanghai, sementara sebelumnya digelar di Beijing sementara Australia menawarkan Brisbane.

Sementara India sama dengan Indonesia, belum sekalipun menjadi tuan rumah Olimpiade sehingga dua negara ini bisa dikatakan akan bersaing ketat.

Masuknya Indonesia sebagai salah satu kandidat membuat media India, The Tribune, ikut mengulasnya.

Media tersebut memuji penyelenggaran Asian Games 2018 yang sukses, bahkan meminta India dan negara-negara lain yang ingin menyelenggarakan acara multi-olahraga untuk belajar ke Indonesia.

Menurut The Tribune, pernyataan Presiden OCA Sheikh Ahmad Al-Fahad Al-Sabah pada upacara penutupan Asian Games 2018 adalah isyarat bahwa OCA akan mendukung langkah besar Indonesia sebelumnya.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer