Kanal

Kondisi Cuaca Hujan Deras dan Angin Kencang, Harga Sembako di Bintan Pesisir Naik?

Ilustrasi - TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN

TRIBUNBATAM.ID, BINTAN-Meski hujan dan angin kencang melanda, Dinas Ketahanan Pangan Bintan memastikan kondisi harga kebutuhan di pulau pesisir Bintan tak bergejolak.

"Bisa kita katakan, harga masih aman, stabil," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bintan, Khairul, Selasa (4/9/2018).

Secara keseluruhan menurutnya, kondisi serupa juga terjadi di Bintan.

Akhir Agustus 2018, untuk stok beras yang beredar mencapai 5.511 ton beras baik di masyarakat maupun di Perum Bulog dengan tingkat kebutuhan mencapai 1.474 ton per bulannya.

Baca: Penyakit Asam Urat Dapat Disembuhkan Total? Begini Jawaban Ahlinya

Baca: Kasus Gantung Diri di Kedai Kopi, Istri Korban Histeris Melihat Jasad

Baca: Inilah Alasan Tim Nanggala, Intelijen Tempur Kopassus Sering Gunakan ‘Nama Wanita’ Sebagai Kode

Sedangkan, ketersediaan minyak goreng yang beredar mencapai 453.753 liter dengan tingkat kebutuhan mencapai 182.443 liter per bulannya.

Sedangkan stok daging ayam mencapai 204.652 kilogram dengan kebutuhan 142.904 kilogram per bulannya.

"Catatan kami di akhir bulan Agustus 2018 untuk harga harga kebutuhan masih stabil," katanya.

Kebutuhan pokok yang cukup stabil di antaranya telur ayam turun yang masih Rp 1.400 per butir.

Daging ayam mulai turun harga sebesar Rp 3.000 rupiah menjadi Rp 40.000 per kilo saat ini.

Cabe rawit masih Rp 38.000 kilo dan minyak goreng curah di kisaran harga Rp 11.700 per liter. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer