Kanal

DPRD Anambas Usulkan Tamatan SMA Bisa Jadi CPNS. Ini Ternyata Alasannya!

Ilustrasi CPNS 2018 - FOTO DOK KOMPAS

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas mengusulkan kepada Pemerintah Daerah agar memprioritaskan Pegawai Tidak Tetap (PTT) dengan masa waktu kerja tertentu dalam penerimaan CPNS 2018.

Ayub, anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas mengatakan, perlunya skala prioritas ini penting terlebih untuk formasi dengan jenjang pendidikan terakhir SMA.

Baca: Catat Yaa, Info Penerimaan CPNS 2018 Hanya di Situs BKN, KemenpanRB dan sscn.bkn.go.id

Baca: sscn.bkn.go.id Belum Aktif - Kemenpan-RB Tetapkan Nilai Ambang Batas untuk Seleksi CPNS 2018

Baca: Soal Pendaftaran CPNS 2018, Ini Informasi Terbaru dari BKN Pusat di Akun Twitternya

"Kalau boleh diusulkan demikian. Termasuk upaya agar dengan latar pendidikan terakhir SMA ‎dapat masuk. Meskipun, kami tahu final usulan itu ada di tangan Pemerintah Pusat," ujarnya Rabu (5/9/2018).

‎Ia menjelaskan, Pemerintah Daerah pun dipandang perlu untuk mempersiapkan sejumlah langkah agar Anambas tidak hanya sekedar menjadi batu loncatan bagi pegawai yang ingin meniti karir. ‎Pihaknya pun juga menyarankan kepada Pemerintah Daerah agar dalam penerimaan CPNS tahun 2018 ini dapat dilaksanakan di Anambas.

"Besar harapan kami seperti itu. Tentunya, hal ini juga perlu didukung baik dari sisi sarana dan prasarana termasuk sarana penunjang lainnya," ungkapnya.

Firman Edi anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas lainnya mengatakan, besaran kuota penerimaan CPNS tahin 2018‎ baru bisa diketahui pada tanggal 6 September 2018. Hal ini diketahui, saat menggelar rapat kerja dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) pada Selasa (4/9/2018) kemarin.

"Dari penyampaian BKPSDM seperti itu. Tanggal 6 September nanti besaran kuota itu akan diketahui," ujarnya.

Ia menjelaskan, pada tanggal 6 September 2018 itu, Pemerintah Daerah nantinya akan diundang ke Kementrian untuk proses penyerahan berkas kuota yang mendapat persetujuan. Sebelumnya, Pemerintah Daerah mengajukan sekitar 500 usulan yang terdiri dari berbagai formasi termasuk tenaga kesehatan dan guru.

"Untuk formasi yang mendapat persetujuan, nanti akan diketahui pada tanggal 6 September 2018," ungkapnya.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Ucu Rahman

Aldi Novel Adilang Hanyut hingga ke Jepang: Saya Hanya Berdoa, dan Hiu Itu Pergi

Berita Populer