Kanal

Pemutihan Tunggakan Pajak Motor Berakhir. Ternyata Wakil Gubernur Kepri Ikut Puas

Ilustrasi. Suasana razia STNK kendaraan bermotor di Kijang, Bintan - tribunbatam/aminnudin

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG- Waktu pemutihan tunggakan pajak kendaraan bermotor oleh Pemprov Kepri sudah berakhir.

Wakil Gubernur Kepri Isdianto mengakui kebijakan pemutihan tersebut sangat membantu Pemprov Kepri dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Baca: Tunggakan Pajak Minimal Rp 100 Juta Bersiaplah Nginap di Lapas Enam Bulan

Baca: BIKIN HARU! 17 Tahun tak Pernah Telat Bayar Pajak Motor Tuanya, Tongam dapat Hadiah tak Terduga

Baca: Asik! Denda Pajak Motor dan Biaya Balik Nama Kendaraan Dihapus

"Hasilnya sangat memuaskan. Pemutihan itu memberikan peningkatan PAD yang cukup signifikan," ungkap Isdianto kepada TRIBUNBATAM.id, Rabu (5/9/2018) sore.

Menurut Isdianto, ada lagi strategi yang ditempuh Pemprov Kepri untuk meningkatkan PAD satelah pemutihan tersebut. Strategi itu adalah mengoptimalkan razia kendaraan bermotor secara rutin.

Razia kendaraan itu diketahui meningkatkan pemasukan PAD yang cukup signifikan. Sekali razia bisa diperoleh pemasukan sebesar puluhan juta rupiah.

"Kami pernah coba menggelar razia. Sekali razia bisa diperoleh pemasukan sebesar Rp 40 juta. Makanya ke depan, razia kendaraan bermotor akan semakin intens dilakukan," tegas Wakil Gubernur Kepri itu. (*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Ucu Rahman

Kronologi Lengkap Mahasiswi Dibunuh Pacar di Aceh, Diajak Jalan hingga Pelaku Kabur ke Rumah Ipar

Berita Populer