Kanal

Pria Ini Tega Hamili Anak Tirinya, Ketahuan saat Dibawa ke Rumah Sakit, Ternyata Sudah 3 Bulan

Ilustrasi - net

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN- Miris, seorang pria di Kabupaten Karimun berinisial Ha (44) tega mencabuli anak tirinya yang masih di bawah umur hingga hamil.

Perbuatan dari Ha ini diketahui setelah korban yang berinisial D muntah-muntah di kamar mandi pada Senin (20/8/2018) pagi sekira pukul 07.00 WIB. Ketika ditanya ibunya, korban menyampaikan jika sedang mengalami sakit perut.

Korban kemudian dibawa oleh ibunya ke Puskesmas Tebing untuk diperiksa. Di Puskesmas Tebing, petugas kesehatan mengatakan bahwa korban sedang mengalami asam lambung.

Karena tak kunjung membaik, satu pekan kemudian, atau senin (27/7/2018) pagi, korban dibawa oleh ibunya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani. Setelah diperiksa dokter, ternyata diketahui korban tengah hamil.

"Korban diperiksa di bagian kandungan dan ternyata hasil dari pemeriksaan dokter spesialis kandungan menetapkan bahwa korban sudah hamil. Dan, umur kehamilan korban sudah tiga bulan," kata Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara, Rabu (5/9/2018).

Baca: Setelah Pemutihan Pajak, Siap-siap Razia Kendaraan Ditingkatkan

Baca: Dikabar akan Menikah Setelah Bebas, Ini Sosok Polwan Cantik Calon Istri Ahok

Baca: Polisi Siap Bubarkan Aksi GSI di Batam. Erlangga : Sampai saat Ini Belum Ada Izin

Mengetahui kondisi anaknya, ibu korban kembali mempertanyakan kejadian yang sebenarnya. Ibu korban pun kaget setelah mendengar pengakuan anaknya yang telah dicabuli oleh ayah tirinya sendiri. Karena tidak terima, ibu korban melapor ke Polres Karimun.

Menerima laporan tersebut, Tim Opsnal Satreskrim Polres Karimun langsung melakukan penelusuran. Pada Senin sore sekira pukul 17.00 WIB, polisi memperoleh informasi jika Ha sedang berada di Pulau Parit, Kecamatan Karimun.

"Kita langsung menuju ke sana dan di dapati Ha sedang duduk di kedai. Kemudian di lakukan penangkapan," terang Lulik.

Dari hasil interogasi polisi, Ha mengaku telah melakukan persetubuhan dan perbuatan cabul terhadap korban di rumahnya. Akibat perbuatannya tersebut Ha harus mempertanggungjawabkan dengan mendekam di sel tahanan. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Zabur Anjasfianto

8 Pengakuan Tersangka Pembunuhan di Bekasi: Sakit Hati Dibangunkan saat Tidur Pakai Kaki

Berita Populer