Kanal

Jambret HP saat Pengendara Baca Pesan, Dua Pelajar di Karimun Diamankan Polisi

ilustrasi jambret handphone, ponsel atau HP - canogaparknc

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN-Masih berstatus sebagai pelajar, dua remaja pria di Karimun nekad melakukan tindak kejahatan pencurian dengan kekerasan (curas) atau jambret.

Mereka adalah Rr (15) yang merupakan siswa kelas 10 di sebuah sekolah tingkat SMA dan Da (14), siswa kelas 9 di sebuah sekolah tingkat SMP.

"Keduanya masih berstatus anak," kata Kapolsek Balai Karimun, AKP Yanuar Rizal saat ekspos pengungkapan kasus, Kamis (6/9/2018) siang.

Keduanya menjambret seorang wanita di kawasan Coastal Area, tepatnya di depan Hotel 21 Karimun pada Jumat (13/7/2018) sekira pukul 19.00 WIB. Dimana korban yang berhenti sambil memegang ponsel karena menerima pesan singkat.

Ketika korban membaca sms tersebut kedua pelaku datang tiba-tiba menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter berwarma hitam dan merebut ponsel dari tangan korban.

"Yang bawa motor Rr dan yang merampas Da. Mereka kemudian langsung kabur," ujar Rizal.

Baca: Film Captain Marvel - 10 Hal yang Patut Kamu Ketahui Tentang Film Captain Marvel

Baca: Ketika Motor Matic Hentikan Bus Ngeblong di Lumajang. Ternyata Sosok Ini yang Bikin Sopir Nyerah

Baca: 8 Tempat Wisata yang Harus Kamu Kunjungi Jika Bepergian ke Luar Negeri. Keren Abis!

Setelah menerima laporan polisi dari korban, Unit Reskrim Polsek Balai Karimun melakukan penelusuran. Hasilnya polisi mendapatkan informasi mengenai keberadaan Rr pada tanggal 30 Agustus 2018.

"Kanit Reskrim kita datang ke sekolah Rr. Dari situ kita mengembangkan dan mengamankan Da," terang Rizal.

Dari hasil pemeriksaan terhadap kedunya, ponsel tersebut dipakai secara pribadi oleh Rr.

Rizal menyebutkan, meskipun keduanya terkategori anak di bawah umur, namun mereka tidak menjalani proses diversi atau hukum tetap berlaku seperti pelaku dewasa. Pasalnya ancaman hukuman atas tindakan mereka di atas tujuh tahun.

"Mereka diduga melanggar pasal 365 KUHP tentang curas yang ancamanya sembilan tahun penjara. Tapi penahanan mereka dipisah dengan tahanan dewasa. Dan juga sesuai dengan aturan peeradilan anak, kita tidak dapat menampilkan mereka," papar Rizal. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Zabur Anjasfianto

Beredar Isi Percakapan Asusila Kepsek SMAN 7 Mataram yang Menyeret Baiq Nuril

Berita Populer