Kanal

Kejari Tanjungpinang Belum Tahu, Kenapa Belum Ada Tersangka Dugaan Korupsi Pelabuhan Dompak

Ilustrasi.Pelabuhan Dompak -

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG- Kejaksaan Negeri Tanjungpinang belum menerima lanjutan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP). Dari berkas yang ada sebelumnya, polisi belum menetapkan tersangka dugaan korupsi dana APBN itu.

Budi Sastera Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Tanjungpinang mengaku hingga saat ini belum menerima berkas lanjutan dari Polres Tanjungpinang.

Baca: Kasipidum Kejari Tanjungpinang Berpindah Tugas ke Kejaksaan Tinggi Sumsel, Ini Penggantinya

Baca: Kantor Kejari Bintan Diresmikan, Warga Diharapkan Tidak Enggan Lapor Kejahatan

Baca: Sidang Kasus Sabu Satu Ton di Batam, Jaksa Kejagung Turun Dampingi JPU Kejari Batam

"Belum ada berkas lanjutan. Belum ada tersangka setahu saya. Di SPDP belum ada tersangka. Kita kemarin juga sudah konfirmasi menyurati kelanjutan penyidikan," kata Budi dikonfirmasi TRIBUNBATAM.id, di kantornya, Kamis (6/9/2018).

Dalam balasan via surat yang dikirim Polres Tanjungpinang, saat itu tengah melakukan perhitungan kerugian negara. Setelah itu belum ada kelanjutannya. Ia juga menyampaikan akan memberikan informasi jika sudah ada berkas kelanjutan penyidikan.

"Nanti akan kita kabarkan ke media . Informasi masih seperti itu. Kita tunggu saja," katanya.

Sebelumnya Polres Tanjungpinang melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi pelabuhan Internasional Dompak yang dikelola oleh Kementerian perhubungan melalui KSOP Tanjungpinang.

Korupsi ini diduga mencapai miliaran rupiah dari angggaran proyek dana APBN mencapai Rp 120 miliar melalui 5 tahapan penganggaran. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Ucu Rahman

Kronologi Anggota The Jak Mania Tewas Dikeroyok Oknum Suporter Persib, sempat Minta Tolong

Berita Populer