Kanal

Listrik PLTS di Siantan Timur Hanya Nyala hingga Jam 9 Malam, Ini Temuan Anggota DPRD Anambas

Ilustrasi lampu jalan bertenaga surya - TRIBUNBATAM/ZABUR A

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-Pemkab Anambas diminta memperhatikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Batu Belah Kecamatan Siantan Timur.

Pembangkit listrik yang mula dioperasikan sejak tahun 2012 diketahui tidak lagi beroperasi. Lama menyala listrik yang semula bisa 24 jam, kini hanya menyala hingga pukul 9.00 malam saja.

"Lewat dari itu, warga menggunakan penerangan seadanya. Kalau ada yang memiliki mesin genset pribadi, ya menggunakan itu sebagai sumber listrik," ujar Muhammad Da'i anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas Kamis (6/9/2018).

Baca: Warga Tiga Perumahan di Tanjung Riau Terpaksa Mandi Air Galon, Ini Pemicunya

Baca: Buat Kesehatan Ginjal, Inilah 5 Sayuran Wajib Konsumsi Rutin. Ada Bawang Putih dan Kubis

Baca: Bupati Bintan Utus Kepala BKD Rapat Pengadaan CPNS 2018 di Jakarta, Ini Usulannya

Kondisi air terjun Temburun di Desa Temburun Kecamatan Siantan Timur Kabupaten Kepulauan Anambas. Gambar diambil belum lama ini (tribunbatam/septyan mulia rohman)

Wakil Ketua Komisi III ini mengatakan, pembangkit listrik yang menjadi sumber utama listrik warga desa itu, bahkan pernah mengalami kerusakan hingga dua bulan lamanya.

Selain perlunya pergantian pada aki, perlunya perawatan pada meteran dan sambungan yang terpasang ke rumah warga, menurutnya perlu untuk menjadi perhatian. Ia pun khawatir kondisi desa yang gelap gulita bakal kembali terjadi bila perangkat yang mengalami kerusakan tidak kunjung diganti.

"Sudah sewajarnya diganti baru. Memang sekarang sudah diperbaiki, tapi masa tahannya kan terbatas," bebernya. Selain Desa Batu Belah, terdapat pembangkit listrik tenaga mikro hidro yang dipakai Desa Temburun Kecamatan Siantan Timur.

Pembangkit listrik ini pun, mengandalkan derasnya air terjun Temburun untuk menggerakkan mesin pembangkit. Kini, masyarakat menikmati listrik PLN meski baru beberapa minggu saja. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah

Petinju 13 Tahun yang Bertanding demi Ekonomi Keluarga Meninggal Seusai Pertandingan, Videonya Viral

Berita Populer