Kanal

Polisi Tunggu Petunjuk Jaksa, Kasus Dugaan Pungli SMPN 10 Batam Masuk Tahap Satu

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki menunjukkan barang bukti dalam ekspos perkara dugaan Pungli PPDB di SMPN 10 Batam, yang berlangsung di Mapolresta Barelang, Jumat (20/7/2018). - tribun batam

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Kasus dugaan pungutan liar (pungli) di SMPN 10 Batam di Sei Panas, sudah masuk dalam tahap satu.

Pernyataan ini disampaikan Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan, Kamis (6/9/2018).

Setelah dilimpahkan berkas ke kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Polisi sejauh ini masih menunggu apakah akan ada revisi dari pihak Jaksa.

"Sejak awal, kita sangat serius menangani kasus Pungli SMPN 10 Batam di Sei Panas. Sejauh ini kasusnya sudah tahap satu. Kita masih menunggu berkas dari jaksa. Apakah ada petunjuk baru atau arahan dari mereka," sebut Andri.

Baca: Bripda PND Cuma Sebentar Jadi Ajudan Veronica Tan Lalu Diganti

Baca: Refly Harun Ngaku Dicopot Sebagai Komisaris Utama PT Jasa Marga. Terlalu Kritis pada Pemerintah?

Baca: Aksi Captain Marvel Sebelum Lawan Thanos di Avengers

Polisi juga tidak mau berlama-lama untuk menangani kasua pungli ini. jika nantinya tidak ada revisi dari jaksa, polisi akan segera lakukan pelimpahan barang bukti dan tersangka yang masuk tahap dua.

"Kalau tidak ada revisi, kita akan langsung kirim tahap duanya. Biar selesai perkara ini," katanya.

Untuk diketahui ada lima orang yang diamankam tim Saber Pungli Polresta Barelang terkait kasus Pungli di SMPN 10 Batam di Sei Panas.

Kasus ini terbongkar ketika Mismarita guru honorer dan Ratu Rora staf admin di SMPN 10 Batam diamankan terlebih dahulu oleh tim saber pungli.

Dari pemeriksaan kedua tersangka, Polisi kemudian mengamankan Baharudin selaku ketua komite.

Tidak sampai disana, Polisi kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan Wakil Kepala sekolah bernama Antonius Yudi Nofianto dirumahnya.

Keesokan harinya tim Saber Pungli mengamankan Rahip, kepala sekolah di parkiran Kantor Dinas Pendidikan Kota Batam yang berada di Sekupang Batam.(koe)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Zabur Anjasfianto

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer