Kanal

AkhirnyaTerkuak, Foto Massa Berjubel saat Pelantikan Presiden Trump Ternyata Hasil Editan

Foto sebelah kiri adalah kondisi sesungguhnya pelantikan Donald Trump sebagai presiden AS pada 21 Januari 2017. Kemudian terungkap adaya rekayasa yang membuat foto pelantikan Trump terlihat lebih ramai didatangi warga AS - via kompas.com/AFP

TRIBUNBATAM.ID, WASHINGTON-Seorang fotografer Pemerintah AS mengaku telah mengedit foto upacara pelantikan Presiden Donald Trump agar jumlah warga yang hadir terlihat lebih banyak.

Proses penyuntingan foto dilakukan atas intervensi pribadi Presiden Trump. Demikian menurut sebuah dokumen yang baru saja dirilis. Sang fotografer memangkas ruangan kosong di dalam foto itu untuk diganti sejumlah foto baru sesuai permintaan Trump.

Permintaan ini dilakukan sehari setelah Trump dilantik setelah dia marah melihat foto yang menunjukkan warga yang hadir pada pelantikannya jauh lebih sedikit ketimbang yang hadir dalam pelantikan Barack Obama pada 2009.

Baca: Begini Aturan Dandan Para Polwan, Make Up Sembarangan Kena Hukuman. Ini Alasannya

Baca: Pendaftaran CPNS Mulai Tanggal 19 September? Begini Penjelasan Kepala Badan Kepegawaian Nasional

Baca: Inilah 4 Hewan Terpandai di Dunia, Burung Ini Pandai Fisika. Begini Kepandaiannya

Rincian ini diungkap dalam harian The Guardian sesuai pernyataan dari Kementerian Dalam Negeri AS sesuai dengan Undang-Undang Kebebasan Informasi Publik. Fakta baru ini membuka tabir baru krisis pemerintahan Trump yang sudah dimulai sejak hari pertama ketika Gedung Putih mengklaim upacara pelantikan Trump adalah yang terbesar sepanjang sejarah AS.

Dokumen itu merinci kesibukan Badan Pertamanan Nasional (NPS) pada 21 Januari 2017 setelah pada pagi hari Trump menghubungi Direktur NPS Michael Reynolds. Dokumen ini juga menyebut bahwa Sean Spicer, yang waktu itu adalah Sekretaris Pers Gedung Putih, menghubungi NPS berulang kali terkait foto pelantikan ini.

Rincian yang baru diungkap ini tidak termasuk dalam laporan direktur NPS yang menjalani pemeriksaan akibat masalah ini. Hasil penyidikan itu dipublikasikan Juni tahun lalu. Laporan itu juga memberikan penjelasan berbeda soal tindakan yang diambil fotografer NPS.

Saat Trump menghubungi Reynolds lewat telepon di pagi hari usai pelantikan, di dunia maya sudah beredar foto pelantikan Obama dan Trump.

Semua foto itu menunjukkan jumlah warga yang hadir di pelantikan Trump jauh lebih sedikit dibandingkan saat Obama dilantik. Salah satu cuitan seorang reporter mengunggah kedua foto pelantikan itu secara berdampingan dan foto itu di-retweet akun seorang pejabat NPS.

Staf komunikasi NPS, yang namanya dicoret tinta hitam dalam dokumen yang dirilis ini, menyatakan kepada penyidik bahwa Reynold meneleponnya setelah berbicara dengan Trump.

Reynolds mengatakan, Trump menginginkan foto-foto dari upacara pelantikannya. Staf itu kemudian mengatakan, dia mendapatkan kesan bahwa Presiden Trump menginginkan foto dengan jumlah warga yang hadir lebih banyak karena foto yang dirilis saat itu menunjukkan jumlah warga yang jauh lebih sedikit.

Halaman
123
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com

Wanita Tewas Dalam Lemari Pernah Unggah Foto Bersama Pelaku, Sempat Usir dari Kos sebelum Dibunuh

Berita Populer