Kanal

Seorang Pengurus Golkar Kembalikan Rp 700 Juta Kasus Suap PLTU Riau-1, Ini Penjelasan KPK

Juru Bicara KPK Febri Diansyah - KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan telah menerima pengembalian uang dari kasus suap PLTU Riau-1 sebesar Rp 700 juta dari salah satu pengurus Partai Golkar.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pengembalian uang tersebut diserahkan Rabu (7/9/2018) dan telah disita KPK.

"Kita menghargai ketika ada sikap kooperatif dan keinginan untuk memberikan keterangan, ini akan menjadi salah satu bukti penguat dalam konteks penyidikan oleh KPK terkait kasus suap PLTU Riau-1," ujar Febri pada awak media Jumat (7/9/2018).

Baca: Terekam CCTV, Nyaris Diculik 2 Pria Begini Cara Seorang Gadis Bisa Meloloskan Diri

Baca: Kesal Lama Dilayani di Rumah Sakit, Pria Ini Nekat Kirim Ancaman Bom. Ini Akibatnya!

Baca: Anggota DPRD Malang Ini Terima Suap Rp 22 Juta Tapi Lolos Jeratan Hukum. Ternyata Ini Sebabnya!

Saat dikonfirmasi mengenai siapa nama dari pengurus partai berlogo pohon beringin tersebut, dirinya belum bisa menyebutkan karena masih dalam proses penyidikan.

Sebelumnya, salah satu tersangka lain yaitu, Eni Maulani Saragih (EMS) sudah mengembalikan uang sebesar Rp 500 juta.

EMSĀ  dijerat oleh Pasal 12 huruf a dan b atau Pasal 11 UU No. 13/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20/2001 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. (*)

*Artikel ini juga tayang di Kontan.co.id dengan judul: KPK: Salah satu pengurus Golkar kembalikan uang Rp 700 juta terkait kasus PLTU Riau-1

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kontan

Beredar Isi Percakapan Asusila Kepsek SMAN 7 Mataram yang Menyeret Baiq Nuril

Berita Populer