Kanal

Pengendara Terpaksa Mutar Jalan, Pohon Tumbang Akses Lalulintas Terganggu

Pohon tumbang tidak jauh dari Polsek Batuaji menganggu akses lalu lintas di daerah tersebut, Minggu (9/9/2018) - TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN SITANGGANG

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Hujan yang mengguyur Kota Batam dua hati belakangan membuat kondisi tanah di Batam mulai gembur dan membuat pohon pelindung jalan tumbang.

Pantauan Tribun Minggu (9/9/2018), pohon pelindung di jalan simpang Polsek Batuaji, tepatnya di depan ruko Mitra Ganda Marina, atau 50 meter dari pintu tiga kawasan Bintang Industri Tanjunguncang, tumbang.

Pohon tersebut menuntupi jalan dan membuat kendaraan yang akan melintas di jalan itu tidak bisa lewat, baik dari arah Marina ke Polsek Batuaji mapupun sebaliknya. Kendaraan harus memutar dari depan ruko Mitra Ganda.

Informasi yang didapat pohon tumbang tersebut terjadi sekitar pukul 07.40 WIB, saat hujan turun di daerah Batuaji.

Mimin, pedangan di simpang Polsek Batuaji, mengatakan sejak pagi belum ada yang membersihkan atau menyingkirkan pohon tumbang yang berada di jalan raya tersebut.

Baca: Perkenalkan Busana Negaranya, Miss Tourism juga Kenakan Kebaya Indonesia, Ini Keseruannya

Baca: Sering Tampil Glamor, Syahrini Blak-blakan Jawab Soal Saldo Terakhir Tabungannya. Berapa ya?

Baca: Jack Ma Pensiun pada 10 September Besok? Ini Klarifikasi dari Alibaba

Soritua warga lainnya yang pergi ke gereja yang berada di depan pintu tiga kawasan Bintang Industri, mengatakan dirinya pergi ke gereja sekitar pukul 10.00 WIB.

"Tadi berangkat ke gereja pohonnya sudah menghalangi jalan, ini pulang gereja masih juga disana, belum dibersihakan," kata Soritua.

Dia juga berharap pohon tersebut segera dibersihkan, karena menganggu jalan dan merupakan jalan pintas dari Marina ke Polsek Batuaji.

"Ini kebetulan saja bisa mutar dari Ruko, kalau tidak ada jalan lain jauh juga kita mutar dati Simpang Base Camp,"kata Soritua.(ian)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Zabur Anjasfianto

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer