Kanal

Bupati Salut Dengan Perjuangan Santri Rumah Tahfidz. Bupati Sampai Rela Begini

Bupati Bintan Apri Sujadi dan istri, Deby maryanti memberikan bingkisan oleh oleh kepada para santri di Kecamatan Gunung Kijang. - Tribun Batam

TRIBUNBATAM.COM, BINTAN - Bupati Bintan Apri Sujadi bersama istri, Deby Maryanti mengunjungi Rumah Tahfidz Kecamatan Gunung Kijang, Minggu (9/9/2018).

Dalam kunjungan keduanya, Apri Sujadi mengatakan sudah lama ingin menemui seluruh santri dan para wali santri di tempat. Ia ingin melihat sejauh mana perkembangan program Rumah Tahfidz di Gunung Kijang. Sekaligus mendengar berbagai pandangan dan aspirasi orang tua santri.
Dihadap santri dan wali santri, Apri mengatakan, ia sangat bahagia bisa bersama para santri di rumah tahfidz.

Baca: Dua Murid Tahfidz Darusahada Dirawat di RSUD Bintan Usai Santap Katering! Keracunan?

Baca: Resmikan Rumah Tahfidz di Bintan Timur, Ini Target Bupati Bintan Apri Sujadi

Baca: Sambung Silaturahmi, 50 Pengetua Maahad Tahfidz Al-Quran Malaysia Kunjungi Batam

"Kita semua itu salut dan bangga terhadap cita cita dan semangat adik adik santri,"kata Apri.

Tak hanya bersama santri, Deby Maryanti sempat mengunjungi rumah yang dijadikan pemondokan para santri saat ini. Ia sempat mengeluarkan pujian melihat ruangan dan kamar para santri yang tertata rapi dan bersih. Berbagai aturan yang tertempel di dinding dan pintu kamar pun seolah menjadi hal tersendiri bagi mereka dalam melakukan aktifitas.

Sejauh ini tercatat ada 33 santri di rumah tahfidz di Gunung Kijang. Terdiri dari 10 orang santri putra dan 23 orang santri putri yang berasal dari 4 kelurahan/desa yang ada. Terdapat tiga rumah yang dijadikan asrama pemondokan, ditambah satu pondopo sebagai musalah dan tempat setoran hafalan.

Pemkab Bintan sendiri masih merenovasi gedung yang nantinya akan dijadikan rumah tahfidz bagi seluruh santri di Kecamatan Gunung Kijang. Rencananya seluruh santri juga akan diupayakan untuk mendapatkan prioritas 'Sekolah Jauh' sehingga mereka cukup berada di rumah tahfidz untuk mendapatkan pelajaran umum sekolah.

"Gedung utamanya masih tahap renovasi. Untuk pelajaran umum mereka masih mengikuti di Sekolah masing-masing dengan alur antar-jemput. Ini kan jadi tantangan tersendiri bagi mereka, kasian bolak-balik. Ke depannya kita upayakan memangkas itu, tentunya dengan menyesuaikan kurikulum sekolah dan nantinya biar guru yang datang ke sini untuk pelajaran umum mereka" kata Apri.(*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Ucu Rahman

Video Mesumnya Diputar di Kelas dan Tersebar, Siswi Berprestasi di Karawang Terpaksa Pindah Sekolah

Berita Populer