Kanal

Isu Kenaikkan BBM Hebohkan Warga Tanjungpinang. Ini Langkah Pertama yang Dilakukan Disperindag

Pengendara melakukan pengisian BBM di sebuah SPBU di Kota Tanjungpinang, Senin (10/9/2018). - Tribun Batam

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Informasi kenaikkan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan pertalite merebak di kalangan warga di Kota Tanjungpinang. Informasi ini diperkuat adanya sebuah SPBU yang tidak lagi menjual dua jenis bahan bakar ini dari Minggu pagi hingga sore hari.

Desy Afriyanti selaku Kabid Perdagangan Pemko Tanjungpinang pun turun langsung ke lokasi 3 SPBU yang sebelumnya sempat kosong. Diantaranya di SPBU Bau Hitam, Sukaberenang dan Batu 3 pada Senin (10/9/2018). Saat tiba di lokasi, pihaknya langsung menjumpai supervisor hingga pimpinan SPBU.

Baca: Melemahnya Rupiah atas Dolar AS, Benarkah Isu Harga BBM Naik? Begini Kata Pertamina

Baca: Pertamina Tegaskan Isu Harga BBM Naik Signifikan adalah Hoax

Baca: Harga BBM Naik, Nelayan Sulit Melaut, Harga Ikanpun Melangit

"Kita sudah jumpai pimpinan di masing-masing SPBU terkait isu bakal naik BBM. Tapi saya pastikan bahwa isu yang beredar di medsos itu hoax. Tidak benar kalau akan ada kenaikkan BBM. Karena kita juga selalu kordinasi dengan Pertamina," kata Desy ditemui usai melakukan pengecekan di beberapa SPBU Tanjungpinang, Senin (10/9/2018).

Ia pun sempat berkoordinasi dengan Pertamina cabang Batam terkait isu tersebut. Hasil kordinasi memang tidak ada kenaikkan. Sehingga ia memastikan bahwa isu yang beredar di media sosial itu tidaklah benar. Yang ada pada hari Minggu kehabisan stok di beberapa SPBU di Tanjungpinang lantaran pasokan dari Depot Pertamina yang berbeda di Kijang tersendat.

"Ada kerusakan pompa depot Pertamina yang ada di Kijang. Sehingga sempat tersendat pasokan ke SPBU di Tanjungpinang. Memang pada siang hari Minggu kemarin stok di SPBU habis. Ditambah dengan isu yang beredar akan ada kenaikan. Hal itu berdampak pada sosial ekonomi masyarakat Tanjungpinang," ujarnya.

Keresahan masyarakat pun sudah mulai dirasakan ketika banyak yang bertanya kepada SPBU soal kenaikan. Desy sendiri memastikan tidak ada kenaikan. Karena hingga sekarang juga belum ada pemberitahuan resmi dari pemerintah pusat soal ke kenaikkan.

"Kalau mau naik pasti kita tahu. Karena itu kan kewenangan pemerintah pusat," katanya.

Sebelumnya di media sosial beredar daftar harga bensin akan naik harga menjadi Rp 9500 dan pertalite 11.000.(*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Ucu Rahman

Terekam Kamera Sosok Pria yang Diduga Selingkuhan Angel Lelga, Digerebek Vicky Berduaan di Kamar

Berita Populer