Kanal

Soal Dispensasi Partai Demokrat: Ada 7 DPD Ingin Dukung Jokowi-Amin Ma'ruf. Ini Alasannya

Ferdinand Hutahaean -

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Dinamika yang terjadi di Partai Demokrat menyongsong Pilpres 2019 kian menarik. Adanya pertimbangan memberikan dispensasi kepada DPD-DPD Partai Demokrat yang menyatakan dukungannya ke pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, menuai beragam tanggapan.

Tak hanya dari Partai Gerindra, namun juga pengurus partai koalisinya hingga tokoh-tokoh pendukung Prabowo-Sandi. Ada yang galau dan berusaha meyakinkan hal itu mustahil, namun ada juga yang menyebut itu hal yang realistis.

Seberapa berat dilema Partai Demokrat, sehingga mempertimbangkan langkah kuda dengan “dispensasi” itu?

Ketua Bidang Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan terdapat empat DPD yang diberikan dispensasi oleh pengurus pusat untuk mendukung Pasangan Jokowi-Ma'ruf.

Baca: Demokrat Main Dua Kaki: Petinggi Gerindra Siap Dengar Klarifikasi Langsung

Baca: Andi Arief Buka Suara Soal Tudingan Demokrat Main Dua Kaki. Sebut PAN-PKS Jagonya

Baca: 1 Muharram 1440 H - Inilah Doa Akhir Tahun 1439 H, Dalam Bahasa Indonesia dan Arab

Dispensasi tersebut diberikan karena mayoritas masyarakat di wilayah tersebut mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf.

"Ada sekitar 4 provinsi yang diberikan dispensasi,"ujar Ferdinand di Jalan Kuningan Timur VII, Setiabudi, Jakarta, Minggu, (9/9/2018).

Ke empat provisnsi tersebut yakni Papua, Jawa Timur, NTB, dan Sulawesi Utara.

Ferdinand mengatakan dari 34 Provinsi yang menggelar rapat koordinasi daerah (Rakorda) sebenarnya ada 7 provinsi yang menginginkan Demokrat mendung Jokowi.
Hanya saja dari 7 provinsi tersebut hanya empat provinsi yang keinginannya sangat tinggi sehingga DPP mempertimbangkan untuk memberi dispensasi.

"Ada 23 provinsi yang meminta berkoalisi dengan pak Prabowo, ada 7 provinsi yang meminta berkoalisi dengan pak Jokowi, tapi tidak signifikan, artinya perimbangan suaranya antara 51-49 persen, 52-48 ya. hanya 4 provinsi yang memang signifikan, tinggi sekali 70 kontra 30, 65 kontra 35 persen yang memang menghendaki mendukung pak Jokowi. jadi mungkin yang 4 provinsi ini akan kami pertimbangkan dispensasi khusus," katanya.

Adapun alasan pemberian dispensasi khusus tersebut karena DPP Demokrat tidak mau membuat para Celganya yang bertarung di kantong suara Jokowi tersebut tidak dipilih masyarakat karena Demokrat mendukung Prabowo.

"Mengingat kader-kader kami di sana juga tidak boleh jadi kesulitan mencari pemilih bagi dirinya, caleg-caleg kita. jadi nanti kami akan cari formula khusus lah supaya partai Demokrat juga hidup, kami juga bisa memenangkan pak Prabowo nanti," katanya.(*)

Editor: Purwoko

Viral Wanita Terobos Rombongan Presiden Jokowi dan Acungkan Jari Tengah, Tabrak Polisi yang Mengawal

Berita Populer