Kanal

Imbas Kurs Dollar Naik, Satgas Pangan Intai Pengusaha Mainkan Harga Pangan. Ini Ancamannya

Pedagang sayuran dan sembako di pasar Botania Batam Centre. - TribunBatam/Argianto DA Nugroho

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Terkait naiknya kurs dollar terhadap Rupiah menjadi kekahwatiran masyarakat terhadap kenaikan harga sembako. Hal ini pun menjadi perhatian khusus Satgas Pangan.

Ketua Satgas Pangan Provinsi Kepri Kombes Pol Rustam Mansur mengaku, telah memerintahkan jajarannya untuk selalu memantau kondisi harga sembako.

"Menguatnya kurs dollar Amerika terhadap Rupiah belum memberikan dampak terhadap harga sembako. Kami telah melakukan pemantauan, dan sejauh ini masih normal-normal saja," katanya, yang juga menjabat sebagai Ditreskrimsus Polda Kepri, Selasa (11/9/2018).

Baca: Peristiwa Bersejarah di Bulan Muharram. Keutamaan dan Amalan yang Bisa Dilakukan

Baca: CPNS 2018 : Ingin Lamar di BUMN, Ingat Diberlakukan Tes Sistem Gugur

Baca: Beri Perlindungan ke Pekerja Rentan, Britoil Offshore Indonesia Gunakan Program GN Lingkaran BPJS TK

Pemantauan yang dilakukan ini pun, sambung Rustam, tidak hanya dilakukan pada jajaran Ditreskrimsus Polda Kepri saja. Tapi berkoordinasi dengan tim satgas pangan di Polresta Barelang, serta instansi terkait lainnya.

"Ini adalah upaya agar lebih maksimal. Koordinasi ini pun juga bersama dengan Intasi pemerintah terkait. Bila kami mendapat informasi kenaikan harga yang melonjak, kami akan segera turun. Untuk langsung mengusut penyebab melambungnya harga-harga bahan pokok tersebut," tegasnya.

Dia menyebutkan, akan menindak tegas kepada pihak-pihak yang mencoba memakai spekulan pangan. Dengan serta permainan harga sembako.

"Jangan macam-macam. Kami pasti tindak tegas. Ancamannya terhadap pedagang yang curang adalah penjara," tegasnya kembali. (dra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Zabur Anjasfianto

Kondisi Rumah Angel Lelga Pasca-digerebek, Didatangi Polisi hingga Bawa Bungkusan usai Penggeledahan

Berita Populer