Kanal

Kesal Jalan Rusak Akibat Truk Pengangkut Tanah, Ini Tindakan Warga Marina

- TRIBUNBATAM.id/IAN PERTANIAN

TRIBUNBATAM,id.BATAM - Warga Marina merasa senang setelah pemerintah Provinsi melakukan perbaikan jalan rusak di sepanjang jalan Marina mulai dari Simpang Base Camp sampai dengan Bapelkes Marina.

Berdasarkan pantauan Tribun di lapangan Selasa (11/9/2018) perbaikan jalan rusak di Marina mulai dikerjakan, jalan aspal yang sudah hancur dibongkar dan akan dilakukan pengecoran.

Hal tersebut juga disambut baik warga Marina.

"Inilah yang melakukan pengerusakan jalan pengembang yang melakukan penimbunan lahan di Marina, yang memperbaiki tetap pemerintah juga, untung saja cepat diperbaiki,"kata Helmi.

Baca: HATI-HATI! Jalan di Batam Centre Ini Berlubang dan Rusak Parah

Baca: Ada Lubang Berisi Besi di Tengah Jalan Sungai Binti, Ini Kata Pengguna Jalan

Baca: Rayakan Tahun Baru Muharram 1440 Hijriah, Ratusan Santri TPQ Sekupang Gelar Karnaval

Jalan Marina City sebelumnya rusak parah saat pengembang melakukan penimbunan lahan di Marina.

Beberapa kali warga Marina melakukan protes bahkan sampai menghentikan mobil truk pengangkut tanah, namun malah pengembang melakukan penimbunan lahan malam hari.

Yang parahnya setelah pengembang selesai melakukan penimbunan lahan jalan rusak tersebut ditinggal begitu saja.

"Ini yang dulu kita khawatirkan kalau jalan rusak siapa yang memperbaiki, ternyata benar juga kan, pemerintah juga yang memperbaiki,"kata Helmi.

Rindu, warga lainnya juga merasa senang dengan adanya perbaikan jalan tersebut.

"Kita senanglah pemerintah sudah dengar keluhan kita, hanya saja ke depan kita berharap agar pemerintah juga selektif dalam memberikan izin kepada pengembang,"kata Rindu.

Dia juga mengatakan mereka tidak menolak pembangunan hanya saja pengembang juga harus memikirkan dampak yang akan ditimbulkan.

"Jangan cuma mau enaknya saja, harus diperhatikan juga dampaknya,"kata Rindu. (*)

*Baca berita terkait di Tribun Batam edisi Rabu 12 September 2018

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani

Fenomena Air Terjun Sedudo Nganjuk Berubah jadi Hitam Pekat, Pengunjung Dilarang Mandi

Berita Populer