Kanal

Status Pajak Kendaraan Dua Tahun Mati. Apakah Dihapus dari Regident, Berikut Penjelasan Dirlantas

Sejumlah pengendara yang terjaring razia membayar pajak kendaraan yang belum dibayar di Tiban Center, Rabu (9/5/2018) - TRIBUNBATAM/ZABUR A

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Penerapan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, terkait daftar kedaraan akan dihapus dari daftar registrasi dan identifikasi (Regident) kendaraan bermotor (ranmor), dimana STNK yang dibiarkan mati dan tidak diperpanjang selama dua tahun, motor atau mobil, menjadi kekhawatiran warga.

Karena ketika daftar kendaraan dihapus dari daftar regident ranmor, maka pemilik kendaraan itu tidak bisa melakukan pendaftaran atau registrasi kembali. Dan berakibat kendaraan bermotor tidak dapat dioperasionalkan atau biasa disebut kendaraan bodong.

Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Yully Kurniawan mengatakan, untuk di Kepri sejauh ini belum ada penerapan undang-undang tersebut.

"Kalau pun itu diberlakukan, pastinya akan ada sosialisasi yang akan kita berikan terlebih dahulu kepada masyarakat, dengan berkoordinasi dengan instansi terkait," katanya, Rabu (12/9/2018).

Baca: Daging Beku yang Masuk ke Karimun Ternyata berasal dari USA

Baca: Daging Beku Berbahaya yang Masuk di Karimun Ternyata Dibawa Kapal Penumpang Dari Luar Negeri

Baca: BP Batam Dukung Audisi Sumatera Fighter Road to One Pride

Dia menyebutkan, jika melihat perkembangan pertumbuhan kendaraan yang ada di Kepri masih dibatas kewajaran. Dari berbagai jenis kendaraan, baik roda dua, roda empat dan jenis kendaraan lainnya ada sekitar 714.218 kendaraan.

"Kalau dari angka segitu, masih wajar pertumbuhan kendaraan yang ada di Kepri ini. Intinya aturan itu melihat di masing-masing daerah. Kenapa di Jakarta harus diberlakukan, karena sudah padat sekali kendaran, bahkan sampai nomor kendaraan saja sudah lebih dari dua di belakangnya," katanya.

Dia mengimbau, masyarakat di Kepri untuk tidak khawatir. Pihaknya pasti akan melakukan sosialisasi terlebih dulu untuk penerapan peraturan tersebut.

"Kita masih aman, dan masih jauhlah untuk penerapan seperti di Jakarta. Masyarakat tak perlu cemas. Cuman tetap, kewajiban membayar pajak harus di lakukan," katanya.(dra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Zabur Anjasfianto

Video detik-detik Vicky Prasetyo Gerebek Angel Lelga sedang Selingkuh di Kamar Pukul 2 Dinihari

Berita Populer